LITTLE FOCKERS (2010)

1 komentar

Film yang merupakan sekuel kedua dari "Meet the Parents" yang rilis tahun 2000 ini adalah satu-satunya franchise dimana seorang Robert De Niro bermain di lebih dari 1 seri film. Tentunya ini adalah dampak kesuksesan 2 film pendahulunya dimana setelah film pertamanya rilis dan sukses secara komersil dan mendapat pujian dari kritikus, sekuelnya yang berjudul "Meet the Fockers" rilis 4 tahun kemudian dimana film itu berhasil meraih pendapatan yang melebihi film pertama walaupun dari segi kualitas agak menurun. Dan 6 tahun setelahnya, "Little Fockers" melengkapi trilogi yang berisikan keluarga aneh ini. Semua aktor dan aktris yang tampil di 2 film awal kembali memerankan karakter mereka dan kali ini Jessica Alba ikut bergabung.

Greg Focker (Ben Stiller) dan Pam (Teri Polo) kini sudah mempunyai sepasang anak kembar yang akan segera berusia 5 tahun bernama Henry (Colin Baiocchi) dan Samantha (Daisy Tahan). Greg dan Pam berencana mengadakan pesta perayaan ulang tahun besar-besaran bagi kedua anak mereka. Belum beres mengurusi pesta itu, Greg direpotkan dengan sang mertua, Jack Byrnes (Robert De Niro) yang mulai mencampuri urusan rumah tangganya.
Bahkan Jack kini menaruh curiga pada Greg yang dia sangka berselingkuh dengan seorang wanita yang merupakan mitra kerja Greg, Andy Garcia (Jessica Alba). Kerumitan masalah tidak hanya sampai disitu, karena Kevin Rowley (Owen Wilson) teman Greg sekaligus mantan pacar Pam kembali pulang. Bahkan Jack merasa kalau sang putri akan lebih baik bila menjadi istri Kevin yang lebih kaya dan dianggap punya pribadi yang lebih baik.

Film ini tidak jelek. Beberapa momen kelucuan saya katakan berhasil menghibur walaupun yang ditawarkan bukanlah komedi yang cerdas tapi setidaknya bisa membuat tersenyum bahkan tertawa. Yang jadi permasalahan adalah plot ceritanya yang begitu standar dan sangat mudah tertebak. Boleh saja sebuah film komedi macam ini menggunakan plot standar asalkan dalam menghadirkan leluconnya lebih kreatif dan tidak standar. Saya memang bilang komedi yang ditawarkan lucu, tapi sayangnya bukanlah hal yang baru sehingga tidak mampu menolong plot yang juga sama standarnya. Bahkan selain standar plot film ini juga sangat dipaksakan untuk membuat konflik-konflik yang jadinya berkesan tidak terjadi secara alami.

Dari jajaran pemain tidak bisa dikatakan buruk sebenarnya. Ben Stiller masih mampu menjadi lucu tanpa harus berbuat bodoh yang kelewatan. Melihat Robert De Niro berakting kocak masihlah tetap menyenangkan. Jessica Alba dan Owen Wilson sebagai calon perusak rumah tangga setidaknya mampu memainkan porsi mereka dengan tepat walaupun akhirnya Jessica Alba harus menerima Razzie untuk "Worst Actress" . Dari jajaran pemain tidak ada yang salah, hanya saja kembali kepada masalah naskah film ini yang begitu dangkal, standar, dan menyia-nyiakan segala potensi yang ada. Tapi kalau mau dilihat lagi masih ada pelajaran yang bisa dipetik dari film ini. Yakni kita tidak boleh bermain api walaupun hanya sedikit sekali dalam pernikahan. Walaupun sebenarnya Greg tidaklah berselingkuh, tapi dia tetap membuka kedekatan dengan Andy dan itulah yang menyulut masalah.


OVERALL: "Little Fockers" masih mampu memberikan momen lucu, tapi secara keseluruhan film ini sangatlah biasa walaupun tidak bisa dibilang amat buruk.

RATING:

1 komentar :

  1. haaahhh... little fockers buruk sekaliiii buat sayaaaa... menyebalkan sekali untuk melihat kelucuan yang dipaksakan, padahal sebenarnya gag lucu sama sekali...

    BalasHapus