YOUNG ADULT (2011)

9 komentar
Film Up in the Air milik Jason Reitman adalah salah satu film paling berpengaruh dalam hidup saya. Saya yang dulu menghindari film-film drama  khususnya yang memenangi Oscar karena saya sudah takut duluan filmnya akan terasa berat dan membosankan menjadi berubah pikiran setelah menonton film ketiga dari Reitman tersebut. Kesederhanaan yang ditampilkan membuat saya benar-benar jatuh cinta pada film tersebut walaupun alurnya lambat. Saya yang sebelumnya adalah penyuka film-film aksi yang penuh ledakan dan menonton film hanya sebagai hiburan saja seolah merasakan jatuh cinta dengan film setelah menonton Up in the Air. Dua tahun kemudian Jason Reitman kembali merilis film barunya dimana ia kembali berduet dengan penulis naskah Diablo Cody dimana duet mereka sebelumnya sukses menghasilkan Juno di tahun 2007 yang berhasil memenangkan Oscar untuk Best Original Screenplay.

Young Adult berkisah tentang seorang wanita berusia 37 tahun bernama Mavis Gary (Charlize Theron) yang tinggal di Minneapolis dan bekerja sebagai seorang ghost writer untuk sebuah buku serial remaja yang sayangnya akan segera dihentikan pembuatannya karena tidak terlalu laku. Mavis sendiri sudah bercerai dari suaminya dan tinggal sendirian menjalani kehidupannya yang monoton dan diisi dengan rasa malas. Tapi kemudian saat dia mendengar bahwa Buddy Slade (Patrick Wilson) yang notabene adalah mantan pacarnya saat masih SMA baru saja memiliki anak, Mavis memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Mercury dengan tujuan untuk mendapatkan kembali sang mantan pacar yang menurutnya adalah pria yang paling tepat dan ditakdirkan untuk menjadi miliknya. Ya, begitulah Mavis Gary yang dulunya merupakan gadis paling populer semasa SMA yang hingga kini masih belum lepas dari masa lalunya dan masih merasa sebagai seorang gadis yang paling dipuja.
Meski secara kualitas masih belum menyamai Up in the Air, film ini tetaplah film yang sangat saya sukai dan mempunyai nuansa dan sebenarnya beberapa aspek yang tidak jauh beda dengan film Reitman sebelumnya tersebut. Jika di Up in the Air ada sosok Ryan Bingham, dalam Young Adult ada seorang Mavis Gary yang hidupnya tidak jauh beda dengan Ryan, yaitu orang yang hidupnya diisi dengan kesepian dan jauh didalam hatinya merasakan itu tapi diluar terlihat tidak begitu menyadari kesepian mereka. Sosok Mavis sekilas pasti akan mudah dibenci orang.Wanita dewasa yang bertingkah seperti remaja dan berusaha merebut mantan pacarnya yang sudah menikah dan memiliki anak pastinya adalah karakter yang susah mengambil simpati penonton namun begitu mudah dibenci. Tapi karakter Mavis bukanlah seorang gadis murahan yang karakternya dua dimensi. Dengan lebih mendalami karakternya, kita akan bisa merasakan bahwa Mavis hanyalah wanita yang belum menemukan kebahagiaan namun mengambil jalan yang keliru dalam mencari kebahagiaan. Saya sendiri menaruh simpati dan rasa kasihan pada karakter yang satu ini dan sama sekali tidak membenci perilakunya itu melainkan menontonnya dengan senyum simpul dan sedikit miris.
Kesamaan lain antara kedua karakter beda film ini adalah bagaimana konklusi yang mereka ambil di akhir film meyangkut dengan kepribadian dan jalan hidup mereka. SPOILER Saya sendiri sangat menyukai bagaimana Young Adult diakhiri meski sekilas terlihat Mavis masih belum bisa merubah kepribadiannya tapi saya bisa mengambil kesimpulan bahwa dia sudah mulai move on dari kehidupan SMA-nya. Hanya saja memang dia memilih untuk tetap menjadi seorang wanita yang kehidupannya diisi dengan kemalasan. It's okay, dan bagi saya itu adalah sebuah konklusi dan penutupan yang pas dan tidak dipaksakan ataupun bermuluk-muluk ria merubah karakter Mavis menjadi gadis baik-baik yang sama sekali baru. END OF SPOILER. Charlize Theron disini juga bermain begitu baik. Hal itu jugalah yang mampu membuat penonton tidak serta merta membenci Mavis karena dengan pendekatan yang dilakukan oleh Theron dia mampu menghidupkan karakter Mavis yang begitu dalam dan "kaya". Wajah cantiknya toh juga membantu saya menikmati perjalanannya sepanjang film.

Tentu saja untuk urusan kualitas naskah, Young Adult tidak perlu diragukan lagi. Diisi dengan dialog-dialog yang cerdas dan seringkali bernuansa sarkastik, kita akan beberapa kali dibuat tersenyum oleh kelucuannya. Kelucuan disini bukanlah komedi konyol yang membuat kita tertawa tapi lebih kepada momen lucu yang sebenarnya terkadang miris juga yang seringkali muncul dari tingkah laku Mavis ataupun dialog antar tokohnya. Secara keseluruhan Young Adult bagi saya adalah film yang sangat bagus namun terasa terlalu underrated tahun lalu. Padahal film ini begitu dalam, lucu, terkadang menyentuh dan sedikit mengharukan dengan menghadirkan karakter utama yang kompleks dan tidak mudah dicintai pada awalnya namun jika diperhatikan lagi akan menimbulkan perasaan simpati dan lucu secara bersamaan. 

9 komentar :

Comment Page:
Fariz Razi mengatakan...

Hahaha ini memang bagus bgt filmnya! underrated bgt pas oscar kemaren, charlize theron tuh bitch nya pas bgt yaa

Rasyidharry mengatakan...

Iyanih kayaknya tahun kemaren emang terlalu banyak aktris yang aktingnya keren sampe Charlize Theron yang sekeren ini gak masuk nominasi

benny2000 mengatakan...

film nya biasa aja 2.5 bintang dari ogut..kalo yg 4.5 bintang komedi beginian adalah you again (kristen bell) dan bridesmaids(maya rudolph) best bgt! lucu bgt dan karakter mereka sangat mengesankan..best buat dijadikan koleksi movie nya

Rasyidharry mengatakan...

Kalo mednurut saya sih Bridesmaids emang lucu tapi masih kalah sama Young Adult diliat dari kedalaman cerita ama aktingnya. Lagian Bridesmaids lebih pure komedi kalo Young Adult lebih ke drama-komedi.

anitasuracman mengatakan...

hmnn..film yang ditulis oleh Diablo Cody ini, terlalu biasa, padahal banyak bisa dikembangkan lagi di part komflik..sehingga filmnya berlalu begitu saja..and Charlize Theron menurut aku tidak semaksimal aktingnya seperti di fllm terdahulunya."The Burning Plain" ataupun di "North Country"..well young adult seperti film komedi serba tanggung.. drama komedi juga kurang..so biasa aja..not special.

Anonim mengatakan...

ikutan nimbrung ahh..mnrut gwa jika dibandingkan young adult dg Bridesmaids..gue pribadi berkesan dg Bridesmaids.krn ceita lebih nyentuh dan asyik abis krna arti persahabatan yg memukau dan komedinya juga lebih drama natural namun kocak bgt dan ending yg cantik..dan sentuhan lagu dari Wilson Phillips' "Hold On" wow..so swettttt...acting dari Kristen Wiig,Maya Rudolph,Rose Byrne,Melissa McCarthy and Wendi McLendon-Covey wowww best

benny2000 mengatakan...

film box office blm tentu bgs..mungkin karena heboh sehingga org2 penasaran ke bioskop atau sebaliknya ..dan kembali ke kita secara pribadi menilai film yg telah kita tonton..lupakan rating lupakan nominasi penghargaan..oya nice blog ,,thanks Rasyidharry ,bravoo

Anonim mengatakan...

Menurut gw sih bagusan Young Adult ya. Kalo Bridesmaids ya seperti kata Rasyidharry emang pure comedy. Kalo ini lebih menyentuh hati lewat Charlize Theron yang akting nya mengesankan sekali. Dengan jokes yang works well. Tagline nya asik bener.

Niken mengatakan...

Young Adult mah selera humornya beda kalo sama Bridesmaid