RING (1998)

1 komentar
Jelas saya termasuk sangat terlambat baru sekarang menonton horor legendaris karya sutradara Hideo Nakata ini. Sebelumnya saya sudah menonton karyanya yang lain yakni Dark Water yang bagi saya bukanlah horor yang menyeramkan. Keterlambatan saya bukan hanya karena film ini sudah rilis 14 tahun yang lalu tapi juga karena pada sekarang ini Ring telah benar-benar mengakar tidak hanya dalam dunia film horor tapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Sekarang siapa yang tidak kenal karakter Sadako? Saya yang baru saja menonton film ini saja sudah tahu siapa itu Sadako lengkap dengan tampilan fisiknya yang menyeramkan serta teror yang ia lakukan dimana Sadako digambarkan keluar dari dalam sumur tua sebelum dia merangkak keluar dari layar televisi dan meneror korbannya. Berkaitan dengan yang satu ini sudah begitu banyak parodi yang mereka ulang adegan tersebut menjadi adegan yang lucu. Tapi apakah dengan saya sudah mengetahui bagaimana rupa Sadako serta cara dia menghantui yang sudah berulang kali diplesetkan tersebut membuat Ring tidak lagi menyeramkan? Jawabannya sama sekali tidak.

Ring berkisah tentang sebuah video misterius yang konon katanya bisa membuat orang yang menonton video tersebut mati seminggu setelah menontonnya. Reiko Asakawa (Nanako Matsushima) seorang reporter yang tengah melakukan penyelidikan terhadap kabar misterius tersebut suati hari saat tengah menghadiri pemakaman keponakannya, Tomoko (Yuko Takeuchi) yang mati secara misterius mulai mengetahui bahwa seminggu sebelum kematiannya, Tomoko bersama teman-temannya baru saja menonton video misterius tersebut. Reiko akhirnya mengetahui bahwa teman-teman Tomoko yang ikut menonton video pada hari itu juga mati di hari yang sama dengan meninggalnya Tomoko. Setelah melakukan beberapa penyelidikan, akhirnya diketahui Tomoko dan teman-temannya menonton video tersebut saat mereka berlibur ke sebuah penginapan di Izu. Reiko yang menuju ke tempat tersebut berhasil menemukan video misterius yang dimaksud dan mulai menontonnya. Yang didapat justru berbagai gambar-gambar misterius sekaligus mengerikan yang tidak ia ketahui artinya. Apakah memang benar video tersebut memberi kutukan kepada yang menontonnya?
Beginilah seharusnya film horor bertemakan hantu dan supranatural dibuat! Tanpa perlu terlalu banyak memberikan false alarm layaknya film hantu-hantuan lokal atau Hollywood sekalipun, Ring sudah bisa memberikan teror yang luar biasa melalui atmosfir yang benar-benar creepy. Sedari awal filmya dimulai suasana ngeri sudah sangat terasa. Tanpa perlu membuat sang hantu berkali-kali keluar (Hantu Sadako baru keluar di akhir) film ini tetap bisa menebar kengerian yang luar biasa bagi penontonnya. Lalu sekalinya si hantu keluar, momen itu langsung terasa mengerikan dan tentunya memorable. Yang unik dari bagaimana film ini membangun keseraman adalah nyaris tidak ada adegan kejut yang serta merta mengagetkan penontonnya. Adegan-adegan mengerikan dalam film ini biasanya dibangun perlahan dan pertahap. Penonton seolah dibiarkan tegang, bersiap dan menanti untuk ditakuti sebelum pada akhirnya momen seram itu muncul. Tapi bagaimanapun penonton bersiap tetap saja saat momen itu datang rasa takut tetap sangat terasa. Tata musik dalam film ini juga sangat mendukung atmosfir seram yang coba ditampilkan. Penggunaan musiknya tidak berlebihan namun amat efektif.

Tidak hanya horor, Ring juga menebarkan misteri mengenai asal usul video misterius tersebut. Penyelidikan yang dilakukan oleh Reiko dan Ryuji amatlah menarik karena sembari kita mengikuti penyelidikan mereka dan mencoba mengumpulkan keping demi keping puzzle yang ada, Ring tetap setia menebar teror ketakutan sebelum akhirnya menutupnya dengan klimaks luar biasa yang memunculkan sosok Sadako secara "utuh" untuk pertama kalinya. Pada dasarnya manusia lebih takut kepada hal yang tidak bisa mereka lihat walau mereka menyadari kehadiran hal tersebut. Hal itulah yang disadari dan dimanfaatkan oleh Hideo Nakata dimana ia tidak sering memunculkan hantunya tapi lebih kepada memainkan atmosfir filmnya. Jujur saya jauh lebih takut kepada pendekatan ini daripada film hantu yang hantunya banci kamera. Ring memang patut menyandang gelar legendaris dan mampu memberikan teror yang awet pada penontonnya. Saya sendiri sampai tidak berani menonton film ini dengan lampu kamar yang padam dan sampai setelah filmnya usai bahkan sampai saat menulis review inipun rasa takut masih tersisa. Ring atau dalam judul Jepangnya adalah Ringu sungguh memperlihatkan bahwa ketakutan itu sebenarnya muncul akibat pikiran orang itu sendiri.

RATING:

1 komentar :

  1. duh, kapok gw sejak nonton Ju On, gak bisa tidur niiich!!! Haha...

    BalasHapus