KINGSMAN: THE GOLDEN CIRCLE (2017)

46 komentar
"Manners maketh man". Baris kalimat ini menjelaskan popularitas Kingsman, di mana para pria bersetelan jas rapi, menjaga sikap dan perkataannya, berjibaku sebagai agen rahasia yang akrab dengan kekerasan pula seksualitas tinggi. Rupawan, dibekali persenjataan canggih, brutal menghabisi musuh, mudah menaklukkan hati wanita jelas mimpi banyak pria. James Bond pun digemari karena itu, dan kala tiga tahun lalu Kingsman: The Secret Service selaku adaptasi komik karya Dave Gibbons dan Mark Millar menggandakan kadar ragam faktor tadi, perolehan 414 juta dollar jadi kewajaran.

Masih digawangi Matthew Vaughn, The Golden Circle mempertahankan apa yang dicari penonton sejak menit pertama saat Eggsy (Taron Egerton) terlibat perkelahian sengit melibatkan kejar-kejaran mobil di jalanan kota, baku tembak di kursi penumpang, tangan robot, juga aksi-aksi lain yang melawan logika, melawan Charlie (Edward Holcroft), mantan trainee Kingsman yang membelot. Anarkisme Vaughn menggarap aksi lewat pergerakan kamera liar dan para tokoh melakoni stunt di luar nalar yang membuat mereka bagai jagoan paling keren jadi pemandangan rutin yang alih-alih berujung repetitif, justru konsisten menambah tenaga, menekan penurunan tensi selama 141 menit durasi.
"Mustahil" dan "berlebihan" merupakan dua kunci kemenangan seri Kingsman. Sehingga keberadaan penjahat dengan rencana berskala global pemicu kepanikan massal adalah kewajiban. Kali ini Kingsman dihadapkan pada Poppy Adams (Julianne Moore) pemilik organisasi pengedar narkoba terbesar bernama The Golden Circle yang eksistensinya tersembunyi. Bukan saja menebar teror ke seluruh dunia, Poppy pun mampu menekan Kingsman sampai titik terbawah, memaksa Eggsy dan Merlin (Mark Strong) meminta bantuan Statesman, organisasi agen rahasia Amerika berkedok pusat penyulingan whiskey di Kentucky. Dari sini keduanya menemukan kemustahilan berikutnya, yakni masih hidupnya Harry (Colin Firth) pasca kepalanya tertembak di film pertama.

Dibanding pendahulunya, The Golden Circle menurunkan kadar parodi cerdik untuk film-film spy khususnya James Bond meski unsur-unsur seperti gadget super canggih tetap dipertahankan. Jane Goldman bersama Matthew Vaughn merangkai kisah generik seputar perjuangan menggagalkan rencana penjahat keji sembari menyelipkan subplot berupa dua bentuk hubungan Eggsy, dengan Harry sang mentor, dan kekasihnya, Tilde (Hanna Alstrom) si Puteri Swedia. Namun kombinasi rentetan aksi dinamis, kekerasan berlebihan saat Vaughn begitu enteng memasukkan tubuh manusia ke mesin penggiling, alat-alat imajinatif, sampai koreografi yang mendorong karakternya ke status keren tertinggi memudahkan kita melupakan alur tipisnya. 
The Golden Circle dibantu ensemble cast yang sanggup menghasilkan bobot pada momen sekecil apapun. Taron Egerton solid, bahkan sempat sekilas memamerkan sensitivitas rasa kala mengenang Harry. Channing Tatum walau porsinya terbatas, memperoleh kesempatan mengundang tawa lewat tariannya. Colin Firth masih seorang pria sejati. While Harry isn't in his best form, Firth is. Sedangkan Julianne Moore piawai memainkan psikopat yang mampu tersenyum santai memandang kematian berdarah orang lain. Tapi Elton John sebagai versi fiktif dirinya adalah pencuri perhatian terbesar. Memakai kostum-kostum aneh plus elemen kejutan di tiap kemunculan, ia mewakili semangat komedi The Golden Circle, yang serupa aspek lain, mengedepankan absurditas. 

Kingsman: The Golden Circle boleh menempuh jalur semaunya dalam parade aksi penuh gaya Vaughn. Tapi di balik segala kekerasan dan bumbu sensualitas rating R miliknya, Vaughn dan Goldman justru membangun dunia positif di mana pelaku tindak kejahatan kemanusiaan dibabat tanpa kecuali termasuk Presiden negara adidaya, perang melawan narkoba berujung kemenangan mutlak, serta berhasil terealisasikannya percintaan beda kasta. Dilengkapi semuanya, film ini memantapkan posisi Kingsman sebagai franchise yang menampung banyak impian-impian penonton, menghidupkannya melalui jalan unik.

46 komentar :

Comment Page:
Wahid Kurniawan mengatakan...

Adegan masuk mesin giling daging.. beneran cadas ������

Anonim mengatakan...

Setuju waktu taron mampu memperlihatkan emosi yang sentimentil dan mendalam waktu mengenang harry di ruang makan bareng tilda. Kuat banget. Berharap taron dapat kesempatan untuk main film dengan storyline yg mendalam. He deserves more space to show his ability. Untuk kingsman 2 ini saya setuju. Absurd dan mustahil, krn memang itu yg ditawarkan. Dan pesan didalamnya juga nyampe. Good review anyway ��

Alin mengatakan...

American assassin udah di review belum sih bang?

Alvan Muqorrobin Assegaf mengatakan...

Assalamualaikum mas Rasyid, saya maaf selama 1 tahun ini saya jadi silent Reader. Mau tanya, film Gerbang Neraka kapan nih reviewnya. Pingin nonton tapi takut kecewa mas, nunggu review dan rating dari mas Rasyid dulu hehe

Kasamago mengatakan...

Sekuel tetap mempertahankan kesuksesan prekuel nya..
Manteb.. Franchise action spy terbaik..
Soundtrack nya jg ttp enjoy dikoleksi..

Dana Saidana mengatakan...

Entah mengapa tapi saya merasa adegan action dan konfliknya kurang begitu menggigit dibanding Kingsman yang pertama ya Bang.

Apalagi melihat Julianne Moore disini saya malah merasa seperti lagi nonton film petualangan ala Disney ya Bang :-D

Rasyidharry mengatakan...

Sampai tepuk tangan pas adegan itu :D

Rasyidharry mengatakan...

Di Eddie the Eagle dia bagus, sayang filmnya nggak banyak terdengar. :)

Rasyidharry mengatakan...

Waalaikumsalam, hehe nggak perlu minta maaf. Baru sore nanti nonton, mungkin malam review baru ada :)

Rasyidharry mengatakan...

Ya, buat sekarang pas James Bond makin gelap & serius, Kingsman ini seri spy paling keren

Rasyidharry mengatakan...

Biar gimana film pertama itu menang "fresh", efek yang sama nggak akan terulang dua kali. Apalagi ada adegan pembantaian di gereja.

Buset, serem amat kalau film Disney ada karakter macam Moore

Anonim mengatakan...

Setuju sih. Fun banget emang seri kingsman ini. Tapi jujur saya juga nunggu banget sekuel the man from u.n.c.l.e krn sebetulnya juga fun namun dengan gambaran yg lebih relevan dan masih realistis. Katanya mau dibikin sekuelnya. jadi gak sih bang? Krn film pertamanya anjlok di pasaran pdhl saya suka chemistry han solo sm kuryakin nya

Rasyidharry mengatakan...

Susah sih, critical & komersial biasa, Cavill juga sibuk di DCEU. Apalagi King Arthur-nya Ritchie juga flop, kalau dibikin sekuel pasti cari sutradara baru

Ezra Brillyantama mengatakan...

Maksud adegan terakhir apa ya mas? Yang tatum datang ke kingsman sambil bawa payung? Mau ada yg ketiga ya?

Rasyidharry mengatakan...

Tatum gabung Kingsman itu. Rencana sekuel ada, dan Vaughn tertarik jadiin Dwayne Johnson buat villain. Tapi belum ada yang pasti

Ezra Brillyantama mengatakan...

Kalo ada sekuelnya mantap ni, tatum soalnya minim di golden circle. Padahal menurut saya punya potensi nih.

Rasyidharry mengatakan...

Kalau porsinya banyak makin mahal nanti biayanya haha
Tapi itu pun udah dapat salah satu adegan paling lucu

Budi Nurdin mengatakan...

Spoiler!!!! Spoiler!!!

Rasyidharry mengatakan...

Tenang, nggak signifikan sama cerita utama kok :)

Budi Nurdin mengatakan...

Saya kira gara-gara ceritanya terlalu dangkal :)

Anonim mengatakan...

Bang rasyid, american assassin udah direview blum?

Badminton Battlezone mengatakan...

Bang kalau mengesampingkan kesan fresh. Movie 1 ama 2 critanya lebih bagus mana bang?apakah ekspetasinya sbagus yg pertama?

Rasyidharry mengatakan...

Nggak dangkal-dangkal amat kok, predictable iya

Rasyidharry mengatakan...

Nggak ditulis hehe

Rasyidharry mengatakan...

Bagus yang pertama, lebih pinter twist pola film spy khususnya James Bond

Agy Mahendra Azil mengatakan...

Eggsy gampang nangis ya bang :D saya terbawa kesedihan eggsy sampe berkaca kaca pas lagi ngbayangin harry di meja makan sama harus ngrelain merlin mati :'D

Rasyidharry mengatakan...

Karena lelaki sejati itu wajib berhati lembut :D

Lucass mengatakan...

Adegan giling manusia nya cadas, tapi engga memberikan kengerian, beda sama adegan penyiksaan di amerucan assasin yg bkin ngilu pnonton

Rasyidharry mengatakan...

Tujuannya memang bukan itu, murni gore buat senang-senang :)

Bobby Primadiasnyah mengatakan...

Bagi saya sih The Golden Circle ini sedikit dibawah The Secret Service,entah kenapa pengeksekusian plotnya agak bingung gitu.Soal cast ada satu adegan dimana Taron Egerto aktingnya begitu awkward(waktu dia marahi merlin lalu merlin menyuruhnya untuk tenang,ekspresi taron egerton seperti dipaksakan sekali dan tidak mengalir)tapi selanjutnya sih oke oke saja,cuma di adegan itu yang agak mengganggu.Lalu karakter lain juga biasa saja,bahkan Merlin sekalipun.Disini kekuatan menurut saya ada pada Colin firth,Julianne Moore,sama Halle Berry(Channing Tatum mah cuma bentar keluarnya).Saya bener bener merasa iba dan sedih ketika harry amnesia,lalu Julianne Moore juga punya kharisma dan kegilaan yang hampir menyamai Valentine,Halle Berry juga mampu mencuri perhatian meski cuma sidekick Merlin.Overall tetap enjoyable sih,pesan moralnya juga paradoxical banget :D tapi tetep lebih suka yang pertama apalagi disini tingkat kekerasan jauh dibawah dari the secret service(adegan gereja tetep gaada yang ngalahin meski ada adegan giling manusia itu)Oh iya satu hal yang membuatku bertanya apakah agen whiskey itu bener bener berkhianat atau hanya harry saja yang berhalusinasi(soalnya dia kelihatan yakin).

Rasyidharry mengatakan...

Semua pemain pendukungnya memang bagus, saking bagusnya, Egerton yang nggak buruk jadi kelihatan kurang. Jelas, adegan gereja nggak akan bisa dikalahkan, walau threesome di klimaks berusaha banget mengulang suasana adegan itu.

Soal Whiskey

(SPOILER ALERT)


Dia berkhianat tapi murni keinginan pribadi (bukan anak buah Poppy), karena dulu istrinya mati akibat pemakai narkoba, jadi dia ingin lenyapin narkoba & junkie

Badminton Battlezone mengatakan...

Baru liat kmrn. Ga nyangka lagu county road bgitu berhasil mengena di hati...hiks

Rasyidharry mengatakan...

Take me home, down country road *Boom!*

Ariyadi Firmansyah mengatakan...

Pesan moralnya say no to drugs just alcohol hahaha, honestly kingsman kedua lebih condong kearah komedi drpd yang pertama, salah satu adegan favorit pas harry mau berantem dibar meskipun udah bisa diprediksi bakal failed si harry disitu tapi tetep aja buat ane ketawa

Sony Sirait mengatakan...

Setuju nih, yg pertama emng lebih bagus, entah kayaknya perasaanku aja kali ya, dialog eggsy kok sedikit bgt, pdhal kan karakter utama, apa lg dibandingkan sama film pertama, suka aj dengar British accent it bg hehe

Banumustafa24 mengatakan...

Padahal agent Whiskey hampir jadi tokoh favorit saya loh, ekspektasinya sih Channning Tatum yang difilm ini mainnya kaya Whiskey, soalnya di poster dia masuk walaupun dikit mainnya. Country road...take me home....to the place.. I belong...

uououo mengatakan...

Kok menurut saya merlin gk mati ya *spoiler*


Abis waktu di pesawat kan dia milih bawa parang. Menurut gua sih dia motong kakinya hahaha. Walaupun pas meledak keliatan sih badannya merlin kehempas. Tp filmnya kurang. Pas poppy mati yahh udh mati aja.. Beda pas nigga valentine mati di pertama.. Itu ouyeahh bgt.

Anonim mengatakan...

Bagusan mana bang it atau kingsman. Bingung mau nonton yg mana

Anonim mengatakan...

Masih kebayang adegan Eggsy pasang chip di alat vital.
Penonton perempuan pada histeris gimana gitu.

Rasyidharry mengatakan...

Different kind of fun. Tinggal prefer horror atau action.

Ilham Ramadhan mengatakan...

sedih pas adegan ini :'(

Ilham Ramadhan mengatakan...

hahah iya pas adegan ini, gw pikir bakalan sensor atau dipotong lah
ternyata full ditampilin haha :D

Ilham Ramadhan mengatakan...

Ntah kenapa mesti ada yang mati gitu, Pas fim Pertama si Harry, sekarang Merlin.
jangan2 pas film ketiga, mati lagi 1 orang haha

nice review mas, meskipun udah nonton, saya baca reviewnya kelihatan gak spoiler, kecuali komentar2nya sih hhe

adegan pemasangan chip itu bikin kaget, apalagi ternyata banyak anak2 yg nonton. terus untuk percakapannya sebenarnya dirty, cuma ketolong ama subtitle, jadi kelihatan clean aja :D

Pas merlin mati, gw sedih. padahal lumayan favorit. mungkin halle berry bakalan ngeganti dia kali yak

oh y mas, terus cewek yg di markas besar kingsman, beneran mati ya? padahal di film pertama muncul lumayan menonjol (atau cewek lain? saya agak lupa film pertama)

Rasyidharry mengatakan...

Asal nggak semua karakter hidup lagi di sekuel nggak apa sih. Termasuk si Lancelot nih, matinya off-screen, bukan mustahil ternyata masih hidup.

Thanks, kalau komentar ada spoiler memang dibiarin, buat kolom diskusi juga :)

Ilham Ramadhan mengatakan...

ya sih, bisa jadi hehe

hha ya, makanya kadang kalau belum nonton, situs movfreak aku blacklist dari singgah2. bahaya :D

Rasyidharry mengatakan...

Kalau merasa pengen total nonton tanpa tahu apapun, lebih baik memang nggak baca review dulu. Tapi di sini jamin kok, asal nggak ke kolom komentar, free spoiler, at least nggak ada spoiler yang signifikan :)