25/04/24

REVIEW - THE ROUNDUP: PUNISHMENT

0 View

Kalau di tiga film pertama (The Outlaws, The Roundup, The Roundup: No Way Out) punggung kekar Ma Seok-do (Ma Dong-seok) yang berjalan membelakangi kamera lebih dulu nampak, di The Roundup: Punishment kita langsung melihat wajahnya. Hanya itu perbedaan signifikan yang franchise ini bersedia tawarkan. Tapi siapa peduli? Seisi studio bertepuk tangan ketika tinju si jagoan menghantam wajah penjahat, sedangkan tawa pecah saat sesosok wajah familiar menampakkan batang hidungnya. 

Seri The Roundup sudah membentuk formulanya sendiri. Setiap repetisi bukan wujud miskinnya kreativitas, namun pengulangan yang telah penonton hafal serta nantikan kehadirannya. Sewaktu posisi sutradara dan penulis naskah kembali berpindah tangan (kali ini masing-masing diisi oleh Heo Myung-haeng dan Oh Sang-ho), pola itu pun tak mengalami modifikasi. 

Sekarang giliran praktik judi daring yang coba diberantas oleh Ma Seok-do bersama timnya. Baek Chang-ki (Kim Mu-yeol) menjalankan bisnis tersebut di Filipina, sementara Jang Dong-cheol (Lee Dong-hwi) si jenius di bidang TI mengontrol segalanya dari Korea. Han Ji-soo (Lee Joo-bin) dari tim siber dikirim untuk membantu Ma Seok-do yang gaptek, tapi tentu saja bogem sang detektif tetap jadi palu keadilan terkuat. 

Alur Punishment bergerak dengan hanya membawa satu tujuan: supaya Ma Seok-do bisa memukuli lebih banyak orang. Kesederhanaan itulah pesona utama serinya. Pengembangan cerita ke arah berbeda, juga ide-ide aksi yang lebih segar tentu diperlukan bila ingin terus menjalankan franchise-nya, namun untuk saat ini, detik ini, formula familiar inilah yang membuat The Roundup digandrungi. 

Apabila No Way Out memantik sedikit kekhawatiran kalau formula itu akan segera usang, Punishment berhasil membuktikan sebaliknya. Selama tiap lini mampu dimaksimalkan, ketiadaan pembaruan bukanlah sesuatu yang berbahaya, setidaknya untuk sementara. 

Di luar kewajiban berupa baku hantam brutal dengan polesan efek suara yang membuat tinju Ma Seok-do terasa bak ledakan bom, Punishment akhirnya mengatasi masalah terkait antagonis. Monster seperti apa yang dapat mengimbangi Ma Seok-do? Rupanya bukan monster, melainkan manusia biasa berperawakan ramping bernama Baek Chang-ki, yang terasa intimidatif berkat akting Kim Mu-yeol ditambah keahlian karakternya memainkan pisau. 

Sayatan demi sayatan dari Chang-ki menambah kebrutalan gelaran aksinya, sementara di sisi berlawanan, Park Ji-hwan sebagai Jang Yi-soo memimpin presentasi komedi filmnya yang efektif memancing tawa. Itulah kunci kesuksesan The Roundup: Punishment sebagai sebuah blockbuster: keseimbangan. 

25 komentar :

  1. Dikidik4:58 PM

    Mau sampe 10 film pun tetep gw tonton☝🏼

    BalasHapus
  2. Anonim7:08 PM

    one punch maut

    BalasHapus
  3. Anonim7:08 PM

    Ma Seok-do (Ma Dong-seok) tinju maut

    BalasHapus
  4. Anonim7:08 PM

    bak bik buk

    BalasHapus
  5. Anonim7:09 PM

    nggak usah mikir, enjoy it aja

    BalasHapus
  6. Anonim7:09 PM

    hiburan segar

    BalasHapus
  7. Anonim7:09 PM

    ini baru film keren

    BalasHapus
  8. Anonim7:09 PM

    film horror banget cuy

    BalasHapus
  9. Anonim7:10 PM

    konak kocak njirttt

    BalasHapus
  10. Anonim7:10 PM

    skor ini film : 9.5/10

    BalasHapus
  11. Anonim10:02 AM

    film kesukaan homophobia

    BalasHapus
  12. Anonim10:02 AM

    wow nambah jam tayang dan semua bioskop tayang

    BalasHapus
  13. Anonim10:03 AM

    gagah teunan iki bocah

    BalasHapus
  14. Anonim10:03 AM

    orang pintar kalah sama preman

    BalasHapus
  15. Anonim10:04 AM

    scene pesawat wuihhh keren : PUAS

    BalasHapus
  16. Anonim10:04 AM

    orgasme berulangkali, film rekomendasi sekali

    BalasHapus
  17. Anonim10:04 AM

    real horror

    BalasHapus
  18. Anonim2:47 PM

    bersambung

    BalasHapus
  19. Anonim2:47 PM

    full non stop aksi

    BalasHapus
  20. Anonim2:48 PM

    OMG SO HOT

    BalasHapus
  21. Anonim2:48 PM

    bikin tegang euy

    BalasHapus
  22. Anonim9:49 PM

    Aksinya ga sekeren 2 film pertama sih

    BalasHapus
  23. Anonim9:06 PM

    top abis

    BalasHapus
  24. Anonim9:06 PM

    crot banget cuy

    BalasHapus
  25. Anonim9:07 PM

    two jempol kaki

    BalasHapus