The Texas Chainsaw Massacre buatan Tobe Hooper yang dirilis pada tahun 1974 bisa dibilang merupakan salah satu pondasi utama dalam genre film slasher. Mungkin
bukan yang pertama, tapi film tersebut termasuk yang memantapkan
formula tentang sekelompok remaja bodoh yang berlibur ke tempat
terpencil untuk kemudian satu demi satu melakukan hal bodoh yang
menyebabkan mereka tewas dibantai oleh sesosok pembunuh berdarah dingin,
biasanya makin sadis makin baik. Dalam film slasher, cerita
memang di nomor sekiankan. Hal yang paling penting dalam film seperti
ini adalah bagaimana cara kematian masing-masing karakternya dikemas dan
segila (baca: sekeren) apakah sosok pembunuh yang ditampilkan. TTCM
sendiri punya semua hal diatas. Sosok pembunuhnya jelas gila. Siapa
tidak kenal Leatherface dengan segala kegilaannya? Memakai topeng kulit
manusia, kanibal, senang berdandan seperti perempuan, punya psychological age
8 tahun meski sudah dewasa, dan tentunya bersenjatakan gergaji mesin
yang selalu berhasil meneror korban ataupun penonton tiap kali
kemunculannya. Belum lagi keberadaan keluarga Sawyer yang sama gila dan
juga kanibal makin membuat TTCM terasa begitu mengerikan. Sempat di-remake pada 2003, TTCM berlanjut dengan Texas Chainsaw 3D yang merupakan sekuel langsung dari film originalnya.
Dibuka dengan potongan-potongan dari adegan film aslinya, Texas Chainsaw kemudian memulai kisahnya dengan memperlihatkan apa yang terjadi setelah
Sally (protagonis film pertamanya) berhasil kabur dari kejaran
Leatherface dan melaporkan kejadian yang baru saja ia alami pada polisi.
Tapi ternyata sebelum polisi berhasil melakukan penangkapan, para warga yang tidak terima akan perbuatan keluarga Sawyer memutuskan untuk membakar mereka hidup-hidup termasuk Leatherface yang disini diketahui bernama Jedediah Sawyer. Kemudian kisahnya melompat ke 20 tahun kemudian, dimana narasi berfokus pada Heather Miller (Alexandra Daddario) yang saat itu baru saja mengetahui fakta bahwa dirinya bukan anak kandung kedua orang tuanya. Heather mengetahui hal tersebut setelah mendapat surat warisan dari neneknya yang tinggal di Newt, Texas diamana disitu tertulis bahwa Heather merupakan keturunan terakhir dari keluarga Sawyer. Merasa ingin tahu asal usul yang sebenarnya, Heather bersama teman-temannya memutukan untuk pergi menuju Texas. Disana mereka menemukan bahwa warisan yang diterima oleh Heather adalah berupa mansion yang amat besar. Melihat mansion tersebut, hal wajib yang harus dilakukan oleh para remaja di film slasher tentunya mengadakan pesta di tempat yang masih misterius tersebut. Tentunya kita juga tahu bahwa ternyata di salah satu sudut rumah tersebut,sosok Leatherface dengan gergaji mesin miliknya sudah menanti mangsa.




