RED (2010)

3 komentar

Satu lagi film yang diadaptasi dari komik terbitan DC di tahun ini. Setelah Jonah Hex yang gagal di pasaran, kali ini giliran komik berjudul RED (singkatan dari Retired, Extremely Dangerous) yang mengisahkan tentang para pensiunan CIA yang harus kembali mengangkat senjata. Film ini sendiri banyak diisi oleh aktor dan aktris kelas wahid. Ada Bruce Willis yang udah kita tahu sebagai spesialis action. Ada juga Morgan Freeman, John Malkovich, Mary-Louise Parker. Tapi yang paling mengejutkan ada nama Hellen Mirren. Yak, aktris kelas Oscar yang identik dengan peran Ratu Inggris (udah 3X meranin itu) ini bermain di film action! Bisa bayangin Hellen Mirren menembakkan senjata berat?

Frank Moses (Bruce Willis) adalah salah satu agen terbaik CIA yang sekarang udah pensiun. Dia sendiri merasa tertarik dengan seorang wanita bernama Sarah Roses (Mary-Louise) yang bekerja sebagai customer service di perusahaan yang mengurusi dana pensiunan Frank. Keduanya hanya berhubungan jarak jauh lewat telepon dan belum pernah bertemu. Sampai suatu hari nyawa Frank diincar oleh pasukan misterius yang selama ini udah mengawasinya. Walaupun berhasil selamat, Frank sadar kalo nyawa Sarah juga diincar. Maka Frank memutuskan mencari dan menyelamatkan nyawa sang gadis apapun caranya. Untungnya, Frank tidak sendiri. Teman-temannya sesama orang tua berkemampuan membunuh tinggi turut membantunya.
Ada Joe (Morgan Freeman) mantan agen yang juga mentor Frank,  Seorang penggila teori konspirasi gila bernama Marvin (Malkovich), dan mantan agen wanita yang juga seorang pembunuh, Victoria (Hellen Mirren).

Sebelum menonton, saya berekspektasi film ini akan mirip dengan The A-Team yang memiliki plot dan karakter yang sama gilanya. Tapi ternyata kurang tepat. Plot daan aksi di film ini tidak seedan The A-Team. Awalnya saya merasa agak kecewa, tapi toh ternyata action di film ini sebenernya cukup menghibur. Poin plusnya adalah datang dari jajaran cast film ini. Bruce Willis seperti biasa dengan wibawanya masih sangat jago mengayunkan tinju. Morgan Freeman juga sama. Dia emang kebagian action paling dikit, tapi dia setidaknya berhasil berakting sebagai agen tua yang punya kharisma tingkat tinggi. John Malkovich adalah orang gila di film ini. Tingkah polah dan kata-katanya mampu mengundang tawa saya.

Sedangkan Hellen Mirren berhasil merontokkan image wanita lemah lembut dan elegan yang tertanam padanya. Elegan masih, lemah lembut sama sekali tidak.

Kekurangan film ini juga ada. Dan kekurangan itu sayangnya "berhasil" menurunkan kadar hiburan film ini. Dari segi tokoh villain. Tokoh villain di film ini sangat terasa kalah kelas dan gak setangguh keempat karakter utamanya. Saya hampir merasa tidak ada ketegangan di tiap konfrontasi antara jagoan dan musuhnya. Dan memang kurangnya ketegangan yang dibangun adalah kelemahan mendasar dari film ini.

RATING:

3 komentar :

  1. Bad guy-nya gak nampol nih. Jadi ga seru karena ketok timpang banget. Agak wagu juga endingnya. Yang lucu tiap perpindahan tempatnya, yang kayak lqartu pos itu, hha
    Btw, Hellen Mirren keren banget disini :3

    BalasHapus
  2. Yup, gak sebanding. Gak keliatan jahat pula, abu-abu antara baik apa jahat

    BalasHapus
  3. Film ini film ga pake mikir tapi fun bgt. Sy suka bgt liat Malkovich, udah tau tapi ttp keren

    BalasHapus