TOP 20 OASIS SONGS

5 komentar
Blog film macam apa ini??? Bukannya menulis tentang Oscar atau Sundance tapi malah membuat list musik! Maafkan saya karena tidak bisa menahan diri untuk menulis tentang band yang membawa britpop ke puncak ketenaran ini, but Oasis is my soundtrack of life. Tanpa Oasis saya masih akan menjadi laki-laki pemalu yang sentimentil dengan lagu-lagu Coldplay sepanjang waktu (tanpa bermaksud merendahkan Chris Martin dkk). Tidak berlebihan saat saya menyatakan dengan bangga bahwa Oasis merubah cara saya menjalani hidup. Kejeniusan Noel Gallagher merangkai musik penuh chorus anthemic dan lirik keren plus attitude Liam Gallagher yang merasa dirinya Tuhan beserta perselisihan tanpa akhir keduanya adalah candu yang tak bisa ditolak. In 1995-1997 they were the biggest band in the world. Oasis boleh bubar, Liam Gallagher boleh kehilangan suara "Godlike" miliknya dan mengalami midlife crisis, Noel Gallagher boleh kehilangan sentuhan rock 'n roll dalam lagunya sekarang, tapi karya Oasis selalu abadi...dan saya sangat percaya akan ada reuni suatu hari nanti (mungkin tahun ini???). Berikut ini 20 lagu Oasis favorit saya. MADFERIT!

20. Married with Children
Definitely Maybe adalah album rock 'n roll tapi uniknya ditutup lewat track balada akustik ini. Noel menuliskan rasa muak dalam hubungan sambil menyelipkan romansa disitu. Simplicity at it's best.

19. Lyla
Single yang jadi pertanda Oasis return to form dari band yang kehilangan semangat kembali menjadi gerombolan rockstar berbahaya. Pure rock 'n roll!

18. Don't Go Away
Bagi saya Be Here Now bukan album terburuk Oasis, karena di tengah kebisingan yang berlebihan masih ada beberapa masterpiece, ini salah satunya. Salah satu lagu cinta terbaik Noel dengan emosi yang tersalur sempurna lewat tarikan suara terbaik Liam.

17. Champagne Supernova
"...slowly walking down the hall, faster than a cannonball, where were you while we were getting high?" That's genius! Begitu pula isian gitar Noel. Listen to this song when you're drunk, and you'll find magic.

16. Don't Look Back in Anger
Salah satu lagu paling terkenal dari Oasis selain Wonderwall (which I don't really like). Saya bukan penggemar berat suara Noel, tapi jelas lagu ini diciptakan olehnya, dan untuknya. Chorus-nya secara otomatis akan membuat para pendengar bernyanyi dengan lantang.

15. Half the World Away
Satu lagi track yang dinyanyikan Noel. Seperti kebanyakan lagu b-side Oasis, Half the World Away berisikan Noel bernyanyi dengan hanya iringan gitar akustik. That's perfect.

14. I'm Outta Time
Lagu yang memantapkan posisi Liam sebagai penulis lagu yang sesungguhnya. Disinilah saya merasakan Liam Gallagher bertransformasi menjadi John Lennon lewat aransemen dan cara bernyanyinya. One of the most depressing song by Oasis.

13. Acquiesce
Liam dan Noel berduet dalam sebuah lagu yang (seolah) bertutur tentang rasa terpendam mereka untuk satu sama lain. Selintas terbayang kakak beradik ini masih saling menyayangi. Lagu rock yang indah.

12. Songbird
Jika I'm Outta Time adalah pemantap, maka inilah awal perubahan Liam dari penulis lagu jelek macam Little James menjadi songwriter yang solid. Keindahan cinta terangkum sempurna dalam dua menit.

11. Rock 'N Roll Star
Oasis adalah band yang sombong, optimistis dan merasa bahwa mereka adalah the biggest thing in the world. Lagu ini deskripsi sempurna dari hal itu. Jari tengah untuk mereka yang menghalangi mimpi-mimpi kita.

10. Go Let it Out
Inilah momen dimana Oasis bertransformasi dari band yang memuja The Beatles menjadi band yang membuat musik The Beatles era Magical Mystery Tour dengan sentuhan psychedelic penuh synth, drum loop dan melodi gitar reverse.

9. The Shock of the Lightning
Lagu ini seperti pesawat jet. Melaju kencang tanpa jeda sedikitpun. Tempo dan intensitas yang tidak pernah menurun, drum solo yang badass membuatnya menjadi lagu terbaik di akhir era Oasis.

8. Fuckin' in the Bushes
Satu-satunya lagu instrumental keren dari Oasis yang akan membuatmu merasa sebagai orang paling keren saat mendengarkannya. "Well you GO TO HELL!!!"

7. Morning Glory
Mungkin kokain itu tidak keren, tapi lagu ini membuatnya terlihat sebagai suatu pengalaman dreamy yang memusingkan sekaligus menyenangkan. "All your dreams are made, when you chained to the mirror and the razor blade..." Cara jenius untuk bertutur tentang drugs dalam lirik.

6. All Around the World
Lagu epic yang sesuai dengan pengemasan berlebihan album Be Here Now. Dinamika lagunya luar biasa, mulai dari pembuka yang kalem sampai klimaks yang berisik. Seperti menggambarkan bagaimana hidup ini berjalan.

5. The Hindu Times
Heathen Chemistry is not their worst album, but very lackluster. Seolah tidak ada ambisi disitu, tapi keberadaan lagu yang isian gitarnya mirip lagu Stereophonics ini meyakinkan bahwa setidaknya akan ada satu masterpiece dalam tiap album Oasis. Melod gitarnya adiktif.

4. Lord Don't Slow Me Down (Liam's Version)
Mulai pertengahan 2000-an suara Noel jelas lebih enak didengar daripada Liam, tapi lagu ini membuktikan bahwa Liam tetap lebih cocok saat mengisi lagu rock 'n roll daripada sang kakak. Sebuah teriakan yang berisikan ambisi begitu besar.

3. Let's All Make Believe
Noel penulis lagu yang jenius, tapi jelas dia buruk dalam memilih track list album. Terbukti dari begitu banyak lagu keren yang berakhir hanya sebagai b-side. Lagu ini adalah b-side terbaik mereka, yang akan meningkatkan jauh kualitas album Standing on the Shoulder of Giants jika diikutkan dalam album. Kuat akan kesan perpisahan, kelam, emosional, menggambarkan momen kelam saat Oasis ditinggal dua personilnya. Saya curiga Noel tidak memasukkan lagu ini karena terlalu personal.

2. Cigarettes & Alcohol
Saat Noel Gallagher masih benar-benar punya sesuatu untuk dituturkan dalam liriknya, maka kejujuran gamblang lah yang hadir. Seperti di lagu ini yang bercerita tentang kehidupan working-class society di Inggris, khususnya Manchester. Liriknya, isian gitarnya yang mengambil dari Get it On-nya T-Rex, sampai gaya bernyanyi unik Liam (Imaginasyieeeen) adalah kombinasi luar biasa. Lagu yang mendefinisikan sisi rock dari Oasis.

1. Live Forever
Tarik mundur ke awal 90-an, musik Grunge dengan Nirvana yang kental intensi bunuh diri lewat sosok Kurt Cobain mendominasi dunia. Banyak orang terinspirasi dan memuja kematian. Noel yang sesungguhnya juga penggemar Cobain merasa risih dengan fenomena itu, dan menciptakan lagu yang bertutur tentang optimisme kehidupan dan mimpi ini, mengacungkan jari tengah bagi mereka yang merasa hidup itu sesuatu yang buruk. Simak reff-nya:

Maybe I just want to fly, I want to live I don't wanna die
Maybe I just want to breath, Maybe I just don't believe
Maybe you're the same as me, We see things they'll never see
You and I, we're gonna LIVE FOREVER

Live Forever membuat saya lebih menghargai kehidupan, memandang positif dan tidak pernah menyerah untuk menggapai semua impian. 

5 komentar :

Comment Page:
Roslan Ellank mengatakan...

Lagu yg nomor 10 ama 8 dr album oasis yg mana gan?

Rasyidharry mengatakan...

Album ke 4, Standing on the Shoulder of Giant

Rasyidharry mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Gilang Chandra mengatakan...

part of the queque ama let there be love ga masuk nih? hehehe

Rasyidharry mengatakan...

Rada "nggak sreg" sama let there be love, berasa "lackluster" haha