SOME LIKE IT HOT (1959)

Tidak ada komentar
Siapa sih yang tidak kenal nama Marylin Monroe? Mulai dari sensualitasnya hingga dianggap sebagai ikon seks pada jamannya. Siapa juga yang tidak pernah melihat gambar Marylin Monroe memegangi roknya yang tertiup angin itu? Segala cerita tentangnya tidak pernah hilang. Bahkan tentang kematiannya sekalipun. Tapi baru pada film inilah untuk pertama kalinya saya menyaksikan penampilan seorang Marylin Monroe dalam filmnya. "Some Like it Hot" sendiri hingga sekarang sering dianggap sebagai film komedi terbaik yang pernah dibuat. Menampilkan cross dressing sebagai jualan utama (selain Marylin Monroe tentunya) untuk mengumbar kelucuan, film ini jauh dari kesan kasar atau murahan seperti yang sering kita jumpai dalam film komedi Hollywood lain yang menampilkan tema serupa.

Ceritanya mengenai 2 orang musisi, Joe (Tony Curtis) dan Jerry (Jack Lemmon) yang menjadi saksi atas sebuah pembantaian yang dilakukan oleh seorang gansgter dari Chicago bernama Spats (George Raft). Hal itu membuat nyawa mereka terancam bahaya. Pada akhirnya supaya bisa menyelamatkan diri, mereka mengambil sebuah langkah yang nekat sekaligus konyol, yaitu menyamar menajdi 2 orang musisi wanita yang akan manggung di Florida. Joe menjadi Josephine sedangkan Jerry menjadi Daphne. Dalam penyamaran tersebut mereka juga bertemu dengan penyanyi bernama "Sugar" Kane Kowalczyk (Marylin Monroe). Tentunya penyamaran mereka berujung pada berbagai kejadian konyol dan lucu. Apalagi disaat keduanya makin dekat dengan Sugar
"Some Like it Hot" diisi dengan berbagai adegan dan dialog yang kocak tapi tidak terasa konyol. Hal itu didukung oleh akting yang memukau dari Jack Lemmon dan Tony Curtis. Jack Lemmon yang mendapat nominasi Oscar untuk "Best Actor" dalam perannya di film ini memang berhasil menunjukkan akting yang bagus dalam hal cross dressing yang akan sulit kita temukan untuk film-film lainnya. Dia lucu, komikal, tapi tidak terlihat berlebihan atau annoying. Kesialan yang dialami tokoh Daphne/Jerry adalah penyumbang kelucuan terbesar. Sedangkan Tony Curtis memang tidak sebagus Jack Lemmon karena perannya juga tidak sekonyol lawan mainnya tersebut, tapi bagaimana dia memainkan peran ganda, bahkan 3 peran dengan mulus jadi kredit tersendiri.
Bagaimana dengan Marylin Monroe? Saya harus akui pesona fisiknya memang luar biasa. Entah disengaja dibuat atau tidak, saya selalu merasa scene yang menampilkan dirinya sendirian terlihat lebih cerah. Sosoknya sebagai gadis pirang yang punya pola pikir sederhana dan terkesan lugu kearah bodoh juga menghibur dan mungkin perannya inilah yang akhirnya "dimodifikasi" pada jaman ini hingga menjadi stereotype pada banyak tokoh gadis pirang pada film-film Hollywood. Yang jelas sangat mudah bagi penonton untuk mencintai karakter yang dia perankan disini.

Mampu menawarkan kelucuan yang cukup efektif dan tidak murahan, "Some Like it Hot" ternyata juga menyertakan berbagai isu sosial dan hal-hal berbau serius yang dengan cerdas dibuat menjadi adegan atau dialog yang lucu seperti contohnya mengenai homoseksual ataupun pola pikir wanita-wanita seperti yang muncul dalam karakter Sugar.

RATING:

Tidak ada komentar :

Comment Page: