THE TWILIGHT SAGA: ECLIPSE (2010)

2 komentar

Saya pertama kali kenal Twilight adalah dari film pertamanya. Dan pendapat saya ngeliat film pertamanya gak buruk. Malah saya cukup menikmati dramanya walopun Edward & Bella bisa jatuh cinta rada dipaksakan. Pas berlanjut ke film kedua, saya emang kecewa. Karena drama yang makin cheesy sekaligus munculnya Jacob Black yang menambah kadar dramanya Tapi ya cuma itu. Saya gak sampe bilang film ini sampah dan berkata gak sudi nonton (banyak yang ngomong gitu tapi nyatanya mereka tetep antri di bioskop) Saya sendiri mulai membaca novelnya dari jilid ketiga ini. Jadi ini pengalaman pertama saya nonton Twilight Saga dengan berbekal udah baca novelnya duluan.

Cerita di film ini masihlah seputar kisah cinta segitiga Edwrd, Bella, dan Jacob. Kali ini amsalah makin rumit karena Bella mengajukan syarat diubah jadi vampir apabila Edward mau menikahinya. Jelas aja Jacob gak terima sama keputusan Bella dan sekuat tenaga mencoba ngubah keputusan itu. Di lain pihak, si vampir jahat Victoria kembali memulai aksinya dengan memanfaatkan sekumpulan vampir muda alias baru untuk membunuh Bella & keluarga Cullen. Vampir muda itu sendiri cukup menarik perhatian karena secara terang-terangan ngebunuh orang-orang di Seattle.
Lebih gawatnya, salah satu anak buah Victoria, Riley Biers berhasil mendapatkan jejak Bella. Menyadari bahaya itu, keluarga Cullen memutuskan bekerjasama dengan gerombolan werewolf buat ngehadapi para vampir utusan victoria, sebelum Volturi mengambil alih kasus ini.

Dan keputusan saya membaca novelnya dulu sebelum nonton filmnya ternyata berdampak besar pada penilaian saya ke film ini. Emang si disini ditambahkan banyak adegan aksi & flashback masa lalu yang menarik kayak masa lalu Jasper, Rosalie, sampe sjara suku werewolf. Tapi sayangnya semua disajikan terlalu singkat. Adegan aksi & klimaksnya sangat singkat seperti film2 Twilight sebelumnya. Walopun di film ini lebih seru. Dan di adegan sejarah suku werewolf terlalu banyak yang dikurangi. Padahal itu bisa jadi salah satu acene paling menarik. Sayangnya lagi, adegan action itu dipangkas buat ngasih porsi ke dramanya yang lagi-lagi diisi dialog yang membosankan walopun sedikit lebih baik di film ini. Padahal openingnya udah lumayan menjanjikan dan gak kayak prekuel-prekuelnya.

Udah cukuplah kita mencemooh penampilan 3 tokoh utamanya. Karena sebetulnya 2 dari mereka, Kristen Stewart & Robert Pattinson udah membuktikan kapasitas akting mereka di film selain Twilight. Dan akhirnya saya mulai paham kalo kesalahan bukan pada akting pemainnya tapi lebih pada karakterisasi tokoh Edward & Bella sendiri yang emang serasa cuma dibikin buat beromantis ria aja. Hal yang membuktikan kalo Twilight saga sebenernya diisi bintang berbakat yang sayangnya kurang bisa dimanfaatkan talentanya disini. Contoh lainnya Dakota Fanning yang sangat minim perannya tapi justru saya rasa dia vampir paling ngeri di twilight. Ato Anna kendrick sang nominator oscar yang untungnya sedikit diberi porsi lebih disini dengan berpidato di kelulusan yang mana dia ngebuktiin kapasitas aktingnya dengan porsi minimnya.


(*) Sayangnya di installment keempatnya yang dipecah jadi 2 bagian, Breaking Dawn sutradaranya ganti lagi. Dan lagi bagian pertama Breaking Dawn 70% drama pernikahan & bulan madu Edward Bella. Kalo naskahnya gak mengalami peningkatan, bagian pertama Breaking Dawn rawan banget menemui hasil kayak New Moon.

RATING: 

2 komentar :

  1. Sutradaranya ganti ganti
    jadinya kayak harpot dah

    BalasHapus
  2. Tapi Harpot lebih bisa njaga kualitas :)

    BalasHapus