DRIVE (2011)

Tidak ada komentar
Pria berambut pendek pirang, berwajah misterius cenderung datar, memakai jaket satin dengan gambar kalajengking di bagian punggung dan sarung tangan kulit mengendarai mobil di jalanan kota Los Angeles. Siapakah dia? Pria tanpa nama yang hanya dikenal dengan sebutan "Driver" tersebut adalah karakter film paling keren di tahun ini. Ryan Gosling adalah sosok yang memerankan sang Driver dalam film heist garapan sutradara Nicolas Winding Refn yang sukses membuatnya meraih "Best Director" dalam Cannes Film Festival 2011. Gaya kalem dan misterius yang dia perlihatkan sepanjang film memang luar biasa keren bagi saya. Apa keseluruhan filmnya juga sekeren itu?

Driver seperti namanya memang kehidupannya diisi dengan pekerjaan yang tidak pernah jauh dari mobil dan menyetir. Dari luar dia adalah seorang stuntman khusus adegan yang melibatkan mobil. Selain itu dia juga bekerja sebagai montir di bengkel milik Shannon (Brian Cranston). Tapi dibalik itu semua, dia adalah getaway driver yang kerjanya membantu perampok untuk melarikan diri setelah melakukan perampokan. Driver ini punya aturan unik yaitu si perampok hanya diberi waktu 5 menit untuk melakukan aksinya. Lebih dari itu si perampok harus berusaha kabur sendiri. Tapi jika bisa memenuhi batas waktu tersebut bisa dipastikan keamanannya terjamin karena Driver yang satu ini memang paling hebat dan tidak pernah gagal dalam aksinya.

Sampai dia bertemu dengan seorang wanita bernama Irene (Carey Mulligan) yang suaminya sedang dipenjara dan harus merawat puteranya sendiri. Keduanya mulai dekat sampai suami Irene, Standard (Oscar Isaac) keluar dari penjara. Tapi Standard ternyata masih diburu oleh beberapa orang yang didalam penjara pernah membantu Standard dan kini Standard terikat hutang dengan mereka. Tidak hanya nyawanya yang terancam tapi juga nyawa istri dan anaknya. Mengetahui hal itu, Driver yang tidak ingin hal buruk menimpa Irene akhirnya memilih melanggar aturan kerja yang selama ini dia terapkan dna membantu Standard melakukan perampokan yang ternyata tidak berjalan mulus dan akan sangat berbahaya dan berbuntut panjang.
Agak mirip dengan "Transporter", film ini memilih jalan yang jauh berbeda. "Drive" tampil dengan lebih bergaya dan stylish tetapi di beberapa bagian bisa tiba-tiba berubah drastis menjadi brutal. Film ini juga tidak mengumbar adegan action yang berlebihan ataupun kebut-kebutan mobil over the top ala "Fast Five". Semuanya ditampilkan dalam tone yang lebih lambat dibanding 2 film pembanding tersebut. Tapi saya tidak suka mengatakannya lebih lambat tapi menurut saya cenderung lebih stylish dan keren sekaligus berkelas. Tapi tetap saja karena film ini dasarnya adalah film heist pastilah memiliki adegan kebut-kebutan yang porsinya tidak berlebihan tapi sekalinya ditampilkan bisa terlihat seru, menegangkan dan tentunya dengan "gaya". Suguhan lagu-lagu electro pop khas tahun 80an benar-benar menguatkan mood film ini yang bergaya retro. Tidak hanya lagunya, gambar yang nampak juga berkesan 80an.  Hal-hal itu tadi yang membuat saya makin menyukai "Drive" dan menyebutnya sebagai film yang penuh gaya.
Diisi berbagai macam adegan keren dan beberapa sedikit beraroma art house, film ini berubah dari sebuah kisah yang pondasinya standar berubah jadi sebuah heist yang keren tapi juga indah. Adegan keren memang banyak tapi tidak ada yang bisa mengalahkan sebuah adegan didalam lift yang melibatkan Ryan Gosling dan Carey Mulligan. Dalam adegan tersebut, Nicolas Winding Refn menyuguhkan adegan romansa paling intim dalam film ini yang kemudian disambung dengan sebuah adegan paling brutal. Sangat bertolak belakang nuansanya tapi secara luar biasa bisa berjalan dengan begitu mulus.

Bicara soal romansa, Ryan Gosling dan Carey Mulligan menyuguhkan kepada kita sebuah romantisme unik. Karakter yang mereka berdua mainkan jarang berinteraksi dengan kata-kata, melainkan hanya saling menatap wajah satu sama lain dan melakukan hal bagi satu sama lain. Carey Mulligan disini tampil menjadi sosok yang lebih dewasa dibandingkan karakter-karakter yang pernah dia mainkan sebelumnya sehingga penampilannya terasa lebih menyegarkan dan lebih bagus juga walaupun bukan akting terbaiknya. Hal yang sama terjadi pada Ryan Gosling. Driver memang bukan karakter dimana dia menampilkan akting terbaiknya, tapi karena dia mampu menampilkan sosok yang berbeda dengan baik sehingga nilai plus pantas dia dapatkan.

Seperti yang sudah saya bilang, Driver adalah karakter film paling keren tahun ini. Jarang berbicara, sering berwajah datar, menjalankan aksinya dengan tenang seolah tanpa perasaan tapi juga bisa menjadi brutal. Apakah tidak adanya penjelasan yang jelas tentang backgroundnya jadi hal yang mengganggu? Buat saya tidak karena pada esensinya, sebuah karakterisasi yang baik tidak selalu harus menyuguhkan semua hal dari tokoh tersebut, andaikan diperlukan untuk misterius hingga akhir maka jalan yang diambil film ini memang tepat. Apa gunanya juga menyembunyikan nama jika masa lalu sang Driver terlalu diumbar? Tidak jauh beda dengan karakternya, pada akhirnya "Drive" juga jadi salah satu film terkeren dan terbaik tahun ini.

Tidak ada komentar :

Comment Page: