SECRET SUPERSTAR (2017)

8 komentar
Adalah kekeliruan menganggap melodrama tearjerker berbanding terbalik dengan kualitas. Ada kalanya perasaan perlu diluapkan sejadi-jadinya, seperti paparan kasih sayang dari dan untuk ibu sebagaimana dalam Secret Superstar yang juga mengangkat pesan penting terkait women empowerment. Melebih-lebihkan momen dramatik alih-alih berpijak pada realisme situasi jadi senjata, tetapi sutradara Advait Chandan punya cukup sensibilitas juga (kemungkinan) ikatan personal akan kisahnya, hingga mampu menusuk di titik emosi yang tepat. Durasi sepanjang 150 menit pun bukan suatu perjalanan panjang dibuatnya.

Upaya mengejar mimpi setinggi langit di tengah beragam keterbatasan. Sebuah tema familiar yang takkan pernah usang, sebab sampai kapan pun mimpi memberi motivasi kehidupan manusia. Begitu yang kerap diutarakan Najma (Meher Vij) kepada puterinya, Insia (Zaira Wasim) yang diberkati suara emas dan bercita-cita menjadi penyanyi ternama. Namun impian itu senantiasa terbentur dinding luar biasa tebal dalam sosok sang ayah, Farookh (Raj Arjun). Farookh merupakan segala perwujudan toxic masculinity dan bully. Dilarangnya Insia bermain gitar, sesuka hati memperlakukan Najma layaknya budak, bahkan sampai melakukan kekerasan fisik. 
Chandan tak setengah-setengah menampilkan kekejaman Farookh, memastikan penonton memandangnya sebagai sampah paling menjijikkan yang pantas dibenci, supaya di saat bersamaan, timbul kepedulian pada dua tokoh utama wanita. Tapi lepas dari kekangan Farookh bukan perkara gampang, khususnya bagi Najma yang tetap mempertimbangkan kelangsungan hidup Insia dan sang adik, Guddu (Kabir Sajid). Nantinya konklusi bakal total melunasi seluruh kegeraman kita, tapi sebelum itu ada proses berliku yang harus Insia lalui demi meraih mimpi.

Arah cerita yang Chandan tulis sendiri memang bisa ditebak dari poin terkecil sampai yang signifikan. Misalnya sewaktu Najma mendapat ide agar Insia mampu memamerkan kehebatan bernyanyi ke seluruh dunia melalui kanal YouTube. Agar tak diketahui Farookh, Insia merekam video memakai cadar dan mengusung nama "Secret Superstar". Talentanya cepat tersebar luas, termasuk ke telinga Shakti Kumaar (Aamir Khan), penyanyi/penulis lagu kontroversial yang tengah direcoki urusan perceraian pasca perselingkuhannya dengan tiga wanita di waktu bersamaan terungkap.
Perspektif Secret Superstar sederhana, namun merupakan pondasi sekaligus hal paling sustansial perihal isu yang diangkat, bahwa semua orang termasuk wanita berhak menjalani hidup sesuai keinginan, menggapai mimpi tanpa diganggu represi. Jelas seluruh penontonnya tahu permasalahan tersebut, dan filmnya memang tak bertujuan memancing sudut pandang baru. Tapi faktanya, poin mendasar itu pun masih sering dilanggar. Patriarki menguasai, hak wanita (dan anak) dikebiri. Itulah alasan filmnya penting disimak. Namun Secret Superstar pun enggan serta merta memukul rata sosok pria. Jalan menebus dosa terbuka lapang, seperti yang dialami Shakti kala tergerak menolong Insia.

Bagi beberapa pihak, kesan cheesy mungkin menghalangi tersulutnya emosi, tapi Chandan tak sekedar mendramatisasi. Diselipkan pula hati dalam situasi relatable penggugah rasa siapa saja yang pernah mendapati perjuangan ibu. Meher Vij sempurna sebagai ibu yang tulus tersenyum lebar menyaksikan puterinya bahagia, walau di balik itu terpampang jelas setumpuk penderitaan. Performanya terkoneksi dengan penonton. Dia tersenyum, kita tersenyum. Dia menangis, kita berurai air mata. Dia berdiri tegak, kita bersorak. Pujian serupa patut dialamatkan untuk Zaira Wasim lewat penampilan believable selaku gadis muda yang dipaksa mengambil keputusan dewasa. Sedangkan Aamir Khan melalui kenakalan ekspresi serta keluwesan memamerkan gerakan kocak jadi injeksi yang dibutuhkan guna menyegarkan suasana. Apabila nomor-nomor balada dihidupkan oleh Wasim, Khan mewakili energi Sexy Baliye. Superhit!

8 komentar :

Comment Page:
agoesinema mengatakan...

Nonton dimana ini? Kalau Aamir Khan yg main tentu kualitasnya jgn diragukan. Mr. Perfectionist

Rasyidharry mengatakan...

Udah tayang di CGV & Cinemaxx beberapa kota kok :)

Lucass mengatakan...

Ga nge review film only the barve ni bang? Review di RT sama Imdb tinggi banget

Rasyidharry mengatakan...

Lagi ditulis. Bagus! :)

yazuli al amin mengatakan...

Masih tema wanita seperti dangal, mungkin gak mengikuti jejak dangal di ffi (festifal film india) menjadi film terbaik

Rasyidharry mengatakan...

@Yazuli filmfare ya maksudnya? Bollywood memang makin jago angkat soal wanita. Dangal, Pink, Neerja, & masih banyak lagi

agoesinema mengatakan...

Dangal tentang hubungan perempuan dan ayahnya. Secret tentang perempuan dan ibunya.
Aamir Khan emang juara... gak semegah Dangal memang tp sy beri nilai 4.5 krn kesedarhanaannya.
Juga salut dgn Aamir Khan yg tetap memakai Zaira Wasim bintang yg diorbitkannya lwt Dangal dan tahun depan giliran Fatima Sana (juga Dangal Girls) lwt Thug of Hidustan.

Ungki Haeri mengatakan...

seneng banget mas Rasyid akhirnya mulai kembali me-review film bollywood, saya bisa di bilang maniac klo bicara tenntang bollywood hehe, maaf ya jadi curhat mas. Memang di tahun 2017 bollywood getol garap tema women centric, terhitung diantaranya ada Akira (Sonakhsi Sinha), Simran (Kangana Ranaut) sampe yang paling kontroversial film Lipstick Under My Burkha yang juga mengangkat isu tersebut, pokoknya film ini mas Rasyid harus nonton deh, hehe film bollywood yang mengangkat tema feminisme serta benturannya dengan hal terkait agama (genre favorit mas Rasyid)mengenai penggunaan niqab/cadar, terus tokoh Ratna Pathak yang seorang nenek2 haus akan sex, pokoknya harus nonon dan saya harap mas Rasyid me-review hehe

pengen banget nonton film ini, tetapi kayaknya saya akan telat nonton krn sibuk dengan keadaan, dan btw lagu Main Kaun Hoon jleeb banget hehe....saya harap mas Rasyid rutin review film bollywood terutama film most awaited di tahun ini ada Padmavati (Deepika Padukone, Shahid Kapoor, Ranveer Singh, Aditi Rao Hyadari) dan Tiger Zinda Hai (Salman Khan, Katrina Kaif) sekuel film ek tha tiger...mkasih sekali lagi mas. semangaddddd