THE LAST STATION (2009)

2 komentar

Salah satu daya tarik sebuah cover DVD bagi saya adalah adanya tulisan kalo film itu dapet penghargaan ato nominasi, khususnya sekelas Golden Globe, Cannes Festival, ato Oscar. Dan di cover The Last Station tertera film ini mendapat 2 nominasi Golden Globe. Yang bikin saya makin tertarik adalah setelah tahu kritikus film Roger Ebert yang menurut saya sangat pelit ngasih rating nyatanya ngasih bintang 4 ke film ini. Wow! Berarti secara kualitas sangat tidak diragukan lagi. Tapi apa iya sehebat itu? Film ini sendiri dibuat berdasarkan novel berjudul sama yang terbit tahun 1990.

Film ini bercerita tentang Count Lev Nikolayevich Tolstoy alias Leo Tolstoy yang merupakan filsuf yang sangat dihormati di Rusia. Dia sendiri memiliki istri bernama Countess Sophia Andreyevna Tolstaya alias Sofia Tolstaya. Mereka udah 48 tahun menikah. Tetapi sesungguhnya diantara mereka terdapat sebuah perbedaan prinsip yang amat besar. Leo Tolstoy berniat menyumbangkan semua harta warisannya kepada rakyat Rusia. Sedangkan sang istri menolak dengan sangat ide suaminya karena menurutnya anak cucu mereka sendiri butuh harta tersebut untuk hidup. Leo Tolstoy sendiri menganut paham Tolstoyan, sebuah paham yang mencoba membatasi penganutnya dari hal-hal duniawi (kalo saya gak salah nangkep). Bahkan membunuh nyamuk merupakan perbuatan yang tidak terpuji, apalagi bercinta sebelum menikah. Dia punya teman yang seorang penganut Tolstoyan sejati bernama Vladimir Chertkov.


Chertkov sendiri sangat dibenci Sofia Tolstaya yang dianggapnya punya niat busuk dibalik tindakannya yang sangat mendukung niat sang suami mendonasikan seluruh hartanya. Bagaimana kelanjutan konflik ini. Selain konflik itu, film ini juga ibumbui kisah asmara Valentin Bulgakov, sekretaris pribadi Leo Tolstoy yang sangat setia pada keluarga Tolstoy, dengan seorang gadis yang ditemuinya disana, Masha. Dia sadar kisah cintanya melanggar adat Tolstoyan. Walopun begitu, hubungan mereka mendapat dukungan Leo Tolstoy yang mengaku kalo dia juga pernah bermain hati dengan banyak wanita di masa muda dulu, yang berarti dia sendiri bukan Tolstoyan yang taat. Bagaimana pula kelanjutan asmara mereka?

Kesan saya pada film ini adalah bingung. Bukan bingung pada ceritanya, tapi bingung menentukan siapa sebenernya Protagonis & Antagonis disini. Semuanya terlihat wajar. Leo Tolstoy yang dermawan. Sofia Tolstoya yang tidak setuju pada kedermawanann sang suami tapi sebenernya ketidaksetujuan itu didasari alasan yang sangat logis. Bikin kita terbawa akan konflik didalamnya, siapa yang  "bela"? Hubungan suami istri itu juga saya suka banget. Walopun sering bertengkar, tapi kelihatan banget kalo mereka saling menyayangi satu sama lain. Makanya emosi yang ada di film ini sangat bisa dirasakan penontonnya. Akting pasangan suami istri ini terasa sangat baik chemistrynya. Unik tapi romantis. Dialog yang ada emang cukup banyak, tapi punya kesan menarik didalamnya. Sedikit-sedikit ada petuah bijak yang bisa saya ambil dari dialog para tokohnya.

RATING: 

2 komentar :

  1. Aku suka film ini.

    Halen Mirren favoritku. :D
    Penasaran dengan film barunya "Love Ranch."

    BalasHapus
  2. Kalo gak salah Love Ranch juga dari tokoh nyata ya?

    BalasHapus