GAME NIGHT (2018)

8 komentar
Game Night adalah film yang lucu. Game Night adalah film yang gila. Game Night adalah film yang penuh kejutan. Game Night adalah film yang penuh kejutan gila nan lucu. Berapa komedi high profile Hollywood mampu memenuhi deskripsi di atas? Tidak banyak. Pada era modern—di mana komedi arus utama kerap terlalu malas sementara perwakilan ranah indie yang dielu-elukan terkadang sibuk melontarkan kritik hingga lupa melucu—The Hangover (2009) dan Horrible Bosses (2011) masuk kriteria tersebut. Secara (tidak) kebetulan, duo sutradara Game Night, John Francis Daley dan Jonathan Goldstein, adalah orang-orang di balik terciptanya naskah film yang disebut belakangan.

Max (Jason Bateman) dan Annie (Rachel McAdams) merupakan pasangan suami istri penggila permainan. Keduanya selalu menyikapi permainan secara serius layaknya kompetisi, termasuk saat menggelar game night yang dilakukan tiap akhir minggu bersama beberapa sahabat. Tapi malam permainan kali ini berbeda. Brooks (Kyle Chandler), saudara kandung Max yang lebih tampan juga kaya—superioritas itu membuat Max tertekan sampai kualitas spermanya menurun—tengah berkunjung lalu mengusulkan untuk meningkatkan tantangan permainan. Rupanya ada perusahaan yang menawarkan jasa permainan peran interaktif bertema misteri.
Saya selalu bersemangat dan sedikit intens kala memainkan cluedo, jadi saya tak sulit membayangkan antusiasme para tokohnya saat permainan serupa (seolah) dibawa ke dunia nyata. Begitu antusias, mereka tidak menyadari saat penculikan sungguhan terjadi di depan mata, mengira itu bagian dari skenario semata. Filmnya sendiri butuh waktu guna merambat naik, tapi sekalinya menghentak Game Night enggan menginjak pedal rem dan saya pun enggan malam permainan ini cepat berakhir.

Balutan komedi hitamnya digelar total tanpa menahan diri, sehingga cipratan darah maupun kematian brutal pun membentuk situasi menggelitik. Salah satu peristiwa berdarah adalah ketika Annie tidak sengaja menembak tangan Max. Berbekal peralatan seadanya—namun berharga mahal—yang ia beli di minimarket, Annie berusaha merawat luka sang suami. Komedi medioker hanya bakal memakai ekspresi kesakitan dan jijik aktornya. Game Night, berbekal kreativitas pembuatnya, turut memanfaatkan suara decit mainan. Saya takkan mengungkap detail, intinya film ini memadukan beragam elemen untuk memancing kelucuan, termasuk tata suara, baik bersumber dari properti atau pemain.
Komedi verbal, lelucon bertabur referensi, slapstick, visual gag, silahkan pilih. Film ini punya semuanya. Daley dan Goldstein cerdik menempatkan timing pula memilih shot penguat komedi. Mereka tahu kapan kesunyian mendadak selaku punchline mesti muncul, juga sudut kamera seperti apa untuk membungkus kesunyian tersebut. Saya sibuk menghadapi serbuan tawa sampai tidak sempat menduga twist yang tiba-tiba menyergap. Game Night memang penuh kejutan, baik terkait alur, comic timing, perilaku karakter yang menghasilkan situasi lucu nan bodoh tak terduga, hingga unsur-unsur kreatif lain termasuk balutan aksi yang di luar dugaan tampil seru. Bahkan Liam Neeson takkan sanggup men-tackle pesawat serapi Max dan Annie.

Jason Bateman dan Rachel McAdams menjalin chemistry solid, saling mengisi, saling menimpali lelucon.  Bateman lucu, tapi menyaksikan McAdams, sebagai sosok yang sepanjang karirnya lebih jarang berperan dalam kekonyolan komedi, justru lebih menyenangkan dan menyegarkan. Menari-nari sembari memainkan pistol, memamerkan keterkejutan dengan level “telepon genggam ketinggalan” ketika menyaksikan seseorang tewas dengan butal tersedot jet pesawat, McAdams jelas tampak bersenang-senang. Begitu juga saya.

8 komentar :

Comment Page:
Chan Hadinata mengatakan...

Intinya komedi dan twistnya,, jarang ada yg buat sebaik ini??
Pecinta twist wajib tonton sesegera mngkin kah??:)

Rasyidharry mengatakan...

Ada twist, a good one, tapi kayak udah dibilang, kejutannya bukan cuma di twist alur. Soal pengadeganan, comic timing, dsb.

Chan Hadinata mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Zamal Usep mengatakan...

Ga sabar nntn film ini dan tiket udah di tangan...

Anna B mengatakan...

Mas Rasyid ga bakal ngereview Annihilation ya? Karna ga tayang di bioskop

Rasyidharry mengatakan...

Pengennya review sih, kayak Cloverfield kemaren. Belum sempet nonton aja

Muhammad Faisal Aulia mengatakan...

Duit kejepit, Mau nonton antara tomb raider dengan game night okean mana bang ?

Rasyidharry mengatakan...

Jelas Game Night