BURIED (2010)

Tidak ada komentar

Bagaimana jadinya kalau sebuah film selama durasi 90 menit hanya menampilkan satu setting tempat dimana itu adalah sebuah peti mati dengan pencahayaan minim dan film itu hanya berisi 1 tokoh didalamnya? Jawabannya adalah sebuah film thriller menegangkan dan cukup depresif berjudul "Buried". Film yang disutradarai oleh sutradara asal Spanyol, Rodrigo Cortes ini dalam satu setengah jam durasi hanya menampilkan Ryan Reynolds seorang. Premis yang menarik. Apalagi saat saya membaca interview dengan Ryan Reynolds dimana dari pernyataannya terlihat sekali bahwa film yang jika ditonton berkesan depresif ini juga menimbulkan kesan yang sama bagi dirinya saat sedang shooting. Padahal shooting film ini cukup singkat, tidak sampai 3 minggu.

Paul Conroy (Ryan Reynolds) seorang supir truk yang bekerja di Irak terbangun dalam kegelapan disebuah tempat sempit yang ia tidak tahu ada dimana. Tangan dan mulutnya juga dalam kondisi terikat. Kegelapan terus bertahan sampai Paul menemukan sebuah zippo dan berhasil menyalakannya. Lambat laun dia mulai menyadari dia sedang terkurung didalam kotak kayu yang berukuran tidak terlalu besar dan mirip seperti peti mati. Paul yang kemudian berhasil melepaskan ikatannya masih kebingungan mengingat apa yang terjadi sehingga dia terkurung dalam peti tersebut. Tak lama Paul menemukan sebuah BlackBerry didekatnya. Paul berusaha menghubungi orang yang dia kenal tapi tidak ada yang menjawab sampai sebuah panggilan telepon masuk
. Telepon itu ternyata berasal dari orang yang mengurung Paul. Dia meminta uang 5 juta dollar untuk disediakan pukul 9 malam, jika tidak Paul akan mati terkubur. Paul yang makin gelisah mencoba mengubungi bantuan mulai dari sang istri, perusahaan tempat ia bekerja, bahkan FBI untuk meminta bantuan dan tebusan. Kemudian kita akan digiring untuk mengetahui beberapa fakta mengejutkan dan adegan menegangkan yang mengiringi usaha Paul bertahan dalam sebuah peti kayu gelap dan terkubur dibawah tanah, sendirian.

Seperti yang sudah saya katakan diatas 90 menit didalam peti kayu dengan penerangan seadanya dan hanya ada Ryan Reynolds disana. Apakah membosankan? Jauh dari kata itu. Yang ada hanyalah ketegangan, rasa depresi, dan rasa kesal. Ketegangan muncul dari usaha Paul untuk membebaskan diri dimana masalah selalu datang seperti sinyal yang sering putus, baterai yang lama kelamaan habis, hingga udara yang makin menipis. Ryan Reynolds berhasil menampilkan ekspresi ketegangan serta ketakutan yang meyakinkan dan membuat penonton ikut merasakan hal tersebut. Kita juga bakal dibuat sama kesal dan marahnya dengan Paul saat pihak Amerika malah terkesan kurang sigap dan serius dalam menaggapi kasus penyanderaan warganya macam ini. Sebuah sindiran yang sangat mengena dari Cortes. Akting yang birilian dari Reynolds membuat tensi ketegangan makin terasa real. Dia menyuguhkan ekspresi yang realistis dari pria yang merasakan kesal, marah, takut, tegang, dan depresi dsecara bersamaan.

Hal hebat lain dari Buried adalah bagaimana teknik pengambilan gambar ini dilakukan. Bagaimana bisa didalam sebuah peti yang sempit kita disuguhkan gambar dari sudut pandang mana saja. Entah dari samping Ryan Reynolds, close up, sampai dari atas. Sebuah hal yang mampu menambah efek ketegangan. Dan jangan lupakan ending film ini yang super brilian. Bahkan buat saya ending film ini lebih brilian dari The Ghost Writer yang dielu elukan dengan ending pintar dan orisinil. Ending di film ini lebih dari itu. Tidak hanya mengejutkan, tapi juga memiliki unsur emosional didalamnya. Sebuah penutup yang mampu membuat film ini makin sempurna dan melengkapi ketegangan yang menghiasi 90 menit durasi yang ditampilkan. Saya menonton film ini dari laptop dan cukup merasa sesak, entah bagaimana kalau ditonton lewat bioskop.

OVERALL: Bermodalkan akting birlian dari satu-satunya cast yang tampil dan pemaksimalan setting peti mati, Buried menyuguhkan salah satu thriller paling menegangkan di 2010

RATING:

Tidak ada komentar :

Posting Komentar