HALLOWEEN (1978)

1 komentar

Siapa tidak kenal trio pembunuh berantai yang dikenal dengan sebutan "The Holy Trinity"? Mereka adalah Jason Voorhees, Freddy Krueger dan Michael Myers. Nama yang disebut belakangan adalah yang paling pertama dikenal publik. Michael Myers lewat "Halloween" malah bisa dibilang sebagai standar dan awal kemunculan film-film slasher masa kini. Formula yang dipakai di film yang disutradarai John Carpenter itu kini menjadi pedoman para filmaker dalam membuat film slasher yang mana sekarang karena terlalu sering dipakai jadi terasa membosankan dan predictable. Tapi di masanya, formula yang dipakai di film ini sangat efektif membuat penonton ketakutan.

Pada malam halloween di Haddonfield tahun 1963, bocah berusia 6 tahun bernama Michael Myers (Will Sandin) membunuh kakak perempuannya dengan menggunakan pisau dapur. Michael kemudian dibawa ke rumah sakit jiwa dan disana dia dirawat oleh Dr. Sam Loomis (Donald Pleasence). Selamsa 8 tahun dia berusaha melakukan terapi dan pendekatan pada Michael, hingga akhirnya dia sadar Michael tidak bisa disembuhkan dan memang setan murni. Akhirnya dia memutuskan mengurung Michael. 7 tahun kemudian Dr. Loomis mendapati Michael berhasil kabur dan menurutnya Michael akan kembali ke Haddonfield tepat di malam Halloween. Perlahan teror dari Michael Myers kembali dimulai dan secara diam-diam mengikuti Laurie (Jamie Lee Curtis) dan kawan-kawannya

Dengan formula slasher standar ternyata film ini terbukti mampu membangun aura horror bagi saya. Apa yang membedakan Halloween ini dengan film slasher lainnya termasuk remake film ini yang rilis 2007 lalu? Jawabannya adalah pendekatan yang dilakukan berbeda. Film slasher lain lebih memilih membangun aura kengerian lewat adegan sadis dan umbar darah. Tapi "Halloween" lebih memilih membangun kengerian lewat suasana mencekam dimana kita pada awalnya mengetahui Michael ada tapi belum diperlihatkan sosoknya. Sepanjang film kita bagaikan orang ketiga dalam film diantara Michael dan para korbannya. Adegan Michael membunuh korbannya juga tidak diperlihatkan dengan banjir darah, malah bisa dibilang hampir tidak ada adegan darah mengalir di film ini.

Tapi bagaimana momen-momen pembunuhan yang dilakukan Michael dibangun dengan menekankan pada kengerian secara psikologis adalah senjata utama film ini. Di salah satu adegan kita diperlihatkan Michael sedang memandangi korbannya selama beberapa saat ditengah kesunyian dimana sang korban sudah mati tertancap pisau di pintu. Selama beberapa detik kengerian akan langsung menyergap. Dan seperti biasa sosok Michael Myers yang diam berdiri saja sudah sangat seram. Dengan badan tinggi besar dan topeng muka datar ciri khasnya. Untuk karakter lain, bagi yang sudah lebih dulu melihat remake-nya (termasuk saya) pasti akan menyadari perbedaan karakterisasi Dr. Sam Loomis.

OVERALL: Jelas film ini adalah salah satu film slasher terbaik yang pernah dibuat dan akhirnya menjadi pedoman pembuatan film slasher modern hingga saat ini.

RATING:

1 komentar :

  1. scene pas micahel myers pas bangun ngebelakangin jamie lee curtis tetep jadi scene horror favorit ane wkwk

    BalasHapus