TOTAL RECALL (2012)

Tidak ada komentar
Film Total Recall rilisan1990 yang disutradarai Paul Verhoeven dan dibintangi Arnold Schwarzenegger sudah masuk kategori klasik di jajaran science-fiction. Mendapat tiga nominasi Oscar dan memenangkan satu diantaranya (Best Visual Effects) serta berhasil meraih pendapatan diatas $260 juta membuat status klasik memang layak disematkan pada film tersebut. Sampai 19 tahun kemudian seorang Kurt Wimmer yang menulis naskah untuk film -film seperti Equilibrium, Ultraviolet, Law Abiding Citizen hingga Salt memulai proses untuk menulis naskah remake dari film klasik tersebut. Sempat digosipkan akan dibintangi lagi oleh Schwarzenegger, pada akhirnya sosok Douglas Quaid diperankan oleh Colin Farrell. Sedangkan karakter Lori, istri Doug yang di film aslinya diperankan oleh Sharon Stone digantikan oleh Kate Beckinsale, dan tokoh Melina akan diperankan oleh Jessica Biel. Tentu saja rencana pembuatan remake yang disutradarai oleh Len Wiseman (Underwold, Live Free or Die Hard) ini banyak mendapat tentangan mengingat film aslinya sudah menjadi klasik yang tentu saja tidak perlu dibuat ulang. Apalagi salah satu kekuatan Total Recall ada pada naskahnya yang penuh satir, misteri dan mempunyai twist cerdas. Tapi para Wimmer dan Wiseman menjanjikan pendekatan serta jalan cerita yang berbeda pada remake ini.

Dalam versi terbarunya ini bukan kisah tentang Bumi dan Mars yang disorot. Pada akhir abad 21, dunia baru saja dilanda perang dunia ketiga yang menghancurkan mayoritas peradaban, Saat itu, kehidupan di Bumi hanya tinggal tersisa di dua lokasi, yaitu United Federation of Britain (UFB) yang merupakan pusat peradaban penuh teknologi dan penuh kemewahan, sedangkan yang satunya berlokasi di sekitar Australia dan disebut sebagai The Colony yang diisi oleh masyarakat kelas menengah kebawah. Douglas Quaid adalah salah satu penghuni Colony yang setiap harinya bekerja sebagai buruh pabrik pembuatan robot di UFB. Meski sudah menjalani pernikahan yang bahagia dengan Lori, Doug merasakan kebosanan dalam hidupnya yang terus berputar dalam rutinitas yang monoton. Karena itulah untuk mendapatkan memori yang lebih menarik ia memutuskan datang ke Rekall untuk menanamkan memori baru, dimana ia memilih memori sebagai seorang agen rahasia. Lalu sama seperti versi aslinya, sebelum sempat menanamkan memori baru, Doug justru diburu oleh para tentara pemerintah. Ternyata Doug memang pernah menjadi seorang agen rahasia, dan kini ia harus lari dari kejaran para tentara dan mencari tahu identitas dirinya yang sesungguhnya.

Jadi apakah perbedaan yang dijanjikan oleh Wiseman dan Wimmer? Tidak adanya konsep Bumi dan Mars menjadi salah satu perbedaan. Tapi secara keseluruhan perbedaan yang paling terasa adalah konsep cerita yang ditawarkan versi remake ini jauh lebih sederhana dari versi aslinya. Semua dalam versi Len Wiseman ini lebih sederhana, baik itu dari plot dan misteri yang ada hingga konten mengenai isu-isu yang begitu kental di versi Verhoeven. Tidak ada twist berlapis yang membuat penonton berpikir ulang tentang siapa sebenarnya Quaid dan fakta sebenarnya tentang kejadian di sekitarnya. Bagi penonton yang sudah menonton film aslinya, akan bisa menebak twist yang ada, bahkan akan "kaget" karena kejutan yang ditawarkan jauh lebih sederhana. Bagi penonton baru juga kisah dalam remake ini tidaklah sulit ditebak akan berjalan kearah mana. Beberapa penyederhanaan justru menciptakan lubang dalam alurnya. Tidak ada penjelasan yang memuaskan tentang bagaimana Doug bisa kehilangan ingatannya. Saya sendiri mengerti mengapa itu bisa terjadi, tapi itu karena saya sudah menonton versi aslinya, dan sekali lagi untuk hal ini versi Wiseman mengalami penyederhanaan.
Hal lain yang ikut disederhanakan adalah konten cerita yang terkandung. Kisah dalam Total Recall versi original banyak menyertakan isu sosial seperti rasisme hingga eksistensi manusia. Sedangkan dalam versi remake semua hal itu memang masih ada namun mengalami penyederhanaan yang cukup drastis dan terasa hanya sebagai tempelan belaka. Para pemberontak sendiri di film aslinya punya peran cukup besar termasuk para warga terpinggirkan yang mengalami mutasi. Dalam remake ini mereka benar-benar hanya tempelan tidak berguna, termasuk Bill Nighy yang menjadi pimpinan pemberontak yang hanya muncul sekilas tanpa porsi yang berarti. Tidak adanya kisah para warga yang termutasi membuat kemunculan "cameo" wanita berpayudara tiga menjadi aneh dan tidak jelas, seolah hanya ingin mempertahankan ciri khas film aslinya dan hanya asal tempel untuk memberikan keunikan dan nostalgia. Dengan segala penyederhanaan itu, karakterisasi tokohnya menjadi lebih dangkal. Sangat disayangkan tidak ada ambiguitas karakter yang muncul, karena akting para pemainnya sendiri cukup baik. Colin Farrell jelas lebih baik dari Arnie yang memang bagaikan tidak berakting. Kate Beckinsale dan Jessica Biel berhasil menjadi scene stealer dengan tidak hanya mengandalkan kecantikan tapi juga akting yang bagus, khususnya Beckinsale yang punya karakter paling menarik dimana porsi Lori di versi terbaru ini jauh lebih banyak.

Tidak ada Arnie, tidak ada mutan, serta tidak ada komedi satir sosial membuat Total Recall Remake ini punya nuansa yang lebih serius dan lebih gelap. Tidak ada humor-humor yang mengiringi ceritanya. Tapi hal itu tidak membuatnya lebih buruk karena tidak semua penonton lebih menyukai adanya selingan humor. Saya sendiri tidak masalah dengan suasana yang lebih gelap dan serius di remake ini. Namun untuk urusan eksekusi adegan aksi, versi remake ini jelas lebih superior dan lebih bombastis. Len Wiseman sangat baik dalam mengeksekusi adegan aksi yang ada menjadi sangat menghibur. Tentu saja kehebatan adegan aksi ini juga turut terbantu oleh kehebatan efek CGI yang tampil begitu nyata disini. Bujet $125 juta jelas tidak terbuang percuma untuk menciptakan setting masa depan yang begitu nyata dan detail. Saat film berada di UFB terlihat jelas kemewahan yang ada dengan semua mobil terbang. Sedangkan di Colony nuansa gelap dan dystopia begitu terasa seperti Blade Runner milik Ridley Scott. Sayangnya dari semua aspek hanya adegan aksi dan efek visualnya saja yang mengungguli versi originalnya. Sisanya, Total Recall terbaru ini terasa inferior dan masih terlalu familiar tanpa perubahan berarti. Beberapa perubahan justru meghilangkan kompleksitas versi aslinya yang merupakan salah satu poin plus. Apalagi beberapa adegan yang memberikan penghormatan pada versi original yang sayangnya tribute itu justru terasa bagaikan tempelan yang asal dimasukkan.


Tidak ada komentar :

Posting Komentar