CAST AWAY (2000)

2 komentar

Film ini pada awal pembuatannya bagaikan pisau bermata dua. Konsep One Man, One Setting yang dipakai sangat berpotensi menjadi membosankan dan garing andaikan tidak dibarengi akting memukau dari kator/aktrisnya dan penceritaan yang gak menarik. Nyatanya Cast Away dianggap berhasil. Pendapatnnya mencapai 6x bujet. Tom Hanks dapet berbagai emcam penghargaan walopun di Oscar kalah dari Russell Crowe di kategori Best Actor. Dan lagi film ini berhasil membuat sebuah pencapaian unik, yaitu munculnya sebuah tokoh yang memorable yang datang dari sebuah benda mati yaitu dari sebuah bola voli.

Chuck Noland (Hanks) adalah seorang pimpinan di FedEx yang sangat terobsesi dengan kedisiplinan waktu. Terlambat 2 menit aja, pasti dia marahin tuh anak buahnya. Chuck sendiri sudah lama berpacaran dengan Kelly. Sayangnya mereka berdua jarang menghabiskan waktu bersama karena kesibukan Chuck. Bahkan saat natal, Chuck harus meninggalkan sang kekasih untuk terbang ke Malaisya. Naas, pesawat tersebut mengalami kecelakaan.


Dari 5 orang penumpang cuma Chuck yang selamat. Tapi dia harus terdampar disebuah pulau tanpa penghuni. Dan dia harus bisa bertahan hidup dengan keadaan yang seadanya. Chuck lalu harus menghabiskan waktu 4 tahun disana dengan hanya ditemani sebuah bola voli yang dia beri nama Wilson.

Seperti yang udah saya bilang, film ini minim suara dan dialog. Kita lebih sering diperlihatkan gerak-gerik tokoh Chuck. Tapi hal itu gak lantas bikin filmnya ngebosenin. Karena akting laurbiasa dari Tom Hanks sukses menghidupkan karakter Chuck yang depresi dan kesepian. Setengah gila lebih tepatnya. Dia bisa memperlihatkan bagaimana perubahan Chuck yang makin ahri makin ahli bertahan hidup. Emosi-emosi yang dia tampilkan juga sangat alamiah. Pantes kalo film ini disebut sebagai one man show dari Hanks, karena tokoh yang menonjol disamping tokoh Chuck justru berasal dari bola voli Wilson. Saya sendiri ikut sedih waktu Wilson terseret arus. Chemistry antara manusia dan benda mati? Aneh bukan. Dan itu terlihat nyata berkat penampilan Tom Hanks yang entah darimana ceritanya bisa kalah dari Russell Crowe pas Oscar. Tokoh Chuck juga berhasil selalu menarik simpati saya. Dari awal dia terdampar dan mencoba bertahan hidup saya dibuat peduli dan mendukung akrakter yang satu ini.

OVERALL: One Man, One Setting. Resiko yang besar dalam pembuatan film, tapi berhasil sukses dan membuat film ini akan terus dikenang khususnya karena penampilan Hanks.

RATING: 

2 komentar :

  1. kecewa om tom nggak dapet oscar ketiganya di film ini ..

    BalasHapus
  2. iya betul bgt tuh. harus nya dia yg di beri oscar , ga mudah akting kya gtu, badan dari yg pertama gendut, hingga sangat kurus. kyayanya itu perlu diet khusus hanya untuk satu buah film...

    Big Applause Fof Hanks

    BalasHapus