BEGOTTEN (1991)

3 komentar
Dibuka dengan adegan seorang pria memakai jubah putih dan mukanya memakai semacam topeng duduk disebuah kursi. Pria yang disebut sebagai "God" tersebut duduk sambil badannya terlihat kejang-kejang dan tangan kanannya memegang sebuah pisau cukur yang lalu dia gunakan untuk menyayati perutanya sendiri untuk kemudian mengeluarkan isi perutnya satu persatu. Setelah "God" mati dengan kondisi berlumuran darah, tiba-tiba dari balik jubahnya muncul seorang wanita yang disebut "Mother Earth". Wanita itu lalu bangkit dan melakukan hand job kepada kemaluan dari "God" lalu menggosokkan sperma yang keluar di perutnya kearah kemaluannya sendiri seolah sedang mencoba menghamili dirinya sendiri. Pada akhirnya memang "Mother Earth" hamil dan melahirkan seorang anak yang sudah dewasa yang disebut "The Son of Earth".

Anak yang sudah dewasa itu terlihat dalam kondisi kesakitan, menderita dan kejang-kejang dan kondisi tubuhnya juga memprihatinkan. Sampai akhirnya "The Son of Earth" dibawa pergi oleh sekumpulan orang berjubah hitam yang mukanya tidak terlihat dan mulai disiksa secara brutal. Kurang lebih begitulah sinopsis bagi film yang disutradarai, diproduseri dan naskahnya ditulis oleh E. Elias Merhige ini. Jika asing dengan namanya, Elias adalah sutradara dari film Shadow of the Vampire (2000) yang dibintangi John Malkovich dan Willem Dafoe. Dia juga menyutradarai Suspect Zero (2004) yang dibintangi Aaron Eckhart, Ben Kignsley dan Carrie-Anne Moss. Begotten ini adalah sebuah film eksperimental yang membuat Elias Merhige cukup punya nama dalam dunia industri film.

Kenapa disebut eksperimental? Karena segala yang dia tampilkan di film ini jelas adalah sebuah eksperimen dan sama sekali tidak mengambil jalur aman. Film ini adalah film bisu, dan hitam putih walaupun dirilis pada 1991. Pewarnaan film ini juga murni hitam dan putih dan tidak ada warna abu-abu seperti film hitam putih lain yang dibuat di jaman modern atau jaman 30 sampai 40an. Melihat film ini mungkin nuansanya seperti film yang dibuat pada tahun 1910-1920an. Bahkan film ini juga adalah film bisu yang tidak mempunyai dialog. Bahkan filmini tidak punya baris teks yang ditampilkan setelah adegan yang biasanya dipakai oleh film bisu. Jadi Begotten murni hanya menggunakan tata visual dan gambar adegan serta akting pemainnya untuk menuturkan kisah yang ada.
Cerita yang ditulis oleh Elias Mehirge ini juga cukup sulit dimengerti bahkan andaikan film ini dibuat dalam bentuk film berwarna yang mempunyai dialog sekalipun kita masih akan dibuat berpikir cukup keras untuk memahami semua maksud dari adegan yang ada. Elias Mehirge memang menyuguhkan cerita dalam filmnya ini dengan cara yang surealis. Saya sendiri jika tidak curi-curi melihat wikipedia setelah selesai menonton mungkin tidak akan paham dengan apa yang coba dia sampaikan. Berbagai macam simbol metafora menghiasi sepanjang film ini membuat saya makin susah memahami apa yang terjadi. Tidak hanya itu, mayoritas adegan yang ada juga bisa dibilang cukup disturbing dan menjijikkan seperti penyiksaan, pemerkosaan secara brutal dan organ-organ tubuh yang keluar lewat mulut dan sebagainya. Jangan kira karena film ini hitam putih adegan tersebut jadi tidak terlihat menijikkan, karena justru imajinasi kita yang akan melayang sehingga adegan itu makin terngiang jelas di pikiran kita.

Tapi jika kita mengerti apa maksud dari cerita film ini, maka Begotten tidak hanya menjadi sebuah film yang memusingkan dan menjijikkan sekaligus membingungkan tapi justru menjadi sebuah film yang bagus dan berhasil dalam eksperimennya. Sedikit penjelasan, film ini secara garis besar menceritakan mengenai awal mula dunia dan diilhami oleh near-death experience yang pernah dialami oleh sang sutradara. Jika menilik adegan pembuka,mungkin itu adalah adegan yang bisa dibilang tidak terlalu sulit dimengerti oleh orang yang memahami kisah dalam Kristen ataupun mitologi-mitologi lainnya. Seorang wanita hamil oleh "God" tentu mirip dengan kisah Maria dalam Kristen ataupun Isis dalam mitologi Mesir yang dihamili oleh Osiris yang saat itu telah tewas. Untuk akhir film juga saya cukup mengerti maknanya hanya saja akan jadi spoiler bila diceritakan disini. Sedangkan yang saya masih agak bingung adalah bagian pertengahannya disaat "Mother Earth" dan "The Son of Earth" disiksa bersama-sama.

Mungkin film eksperimental ini akan tidak mudah untuk ditonton, tapi percayalah akan membuat kita fokus dan terpaku pada layar untuk mencoba mengungkap maksud dari adegan yang ada. Pemilihan penggunaan hitam putih adalah hal yang tepat karena jika menggunakan warna mungkin perasaan saya dan penonton lain setelah melihat film ini menjadi berbeda dan tidak fokus pada cerita yang disampaikan tapi lebih pada segala kesadisan yang ada. Banyak yang menyandingkan film ini dengan Eraserhead karya David Lynch tapi bagi saya debut Lynch itu lebih "ramah" dan nyaman ditonton karena Begotten jauh lebih eksperimental dan menyuguhkan pengalaman menonton yang "menyenangkan"


3 komentar :

Comment Page:
Kadex Ariestona mengatakan...

Beberapa Scene d'Film ini, Prnah djadikan Video Klip oleh Marilyn Manson yg brjudul Crytorchid...

Rasyidharry mengatakan...

Yak, sutradara film ini, Elias Merhige juga orang yg nyutradarai video klip Crytorchid

Jack Bolon mengatakan...

Sadiss