MATA BATIN (2017)

8 komentar
Sinema horor tanah air sedang marak oleh karakter dengan kemampuan melihat makhluk halus. Diawali Mereka Yang Tak Terlihat yang mengedepankan drama keluarga, diikuti Keluarga Tak Kasat Mata yang entah maunya apa, kini Mata Batin memilih meletakkan fokus pada penelusuran sisi supranatural yang didukung keterlibatan parapsikolog Citra Prima sebagai pemeran pendukung. Jarangnya perjalanan menyelami dunia lain demi memahami seluk-beluk mistik dalam film kita memberi potensi pembeda, yang sayangnya, kembali dikalahkan obligasi menyajikan repetisi trik-trik teror murahan, meruntuhkan perbedaan tersebut. 

Bersama Davin (Denny Sumargo) sang kekasih, Alia (Jessica Mila) memilih pulang dari merantau di Thailand pasca kedua orang tuanya tewas dalam kecelakaan lalu lintas, demi menjaga adiknya, Abel (Bianca Hello). Gagasan kembali ke rumah masa kecil tidak Abel sambut positif, sebab di situlah pernah terjadi peristiwa traumatis, tatkala sesosok makhluk halus menyerangnya. Abel sendiri mampu melihat yang tak terlihat karena mata batinnya terbuka sejak lahir. Menolak percaya, Alia meminta Windu (Citra Prima), seorang paranormal, membuka mata batinnya. Tidak butuh waktu lama sampai Alia mengalami teror serupa Abel, yang makin lama makin berbahaya.
Dwilogi The Doll membawa Rocky Soraya menuju kemantapan gaya, yang dia terapkan pula di Mata Batin. Kekerasan berdarah di mana sekali tusukan pisau takkan cukup merenggut nyawa manusia tetap menjadi titik tertinggi, meski kali ini porsinya tak mendominasi babak akhir. Begitu juga pengadeganan berbasis kekacauan suasana yang mengandalkan gerak kamera dinamis garapan Asep Kalila, kolaborator langganannya sedari The Doll. Setidaknya Mata Batin tampil berenergi berkat kedua aspek itu, sekaligus memunculkan harapan, suatu hari kelak Rocky berminat membuat film slasher.

Bersenjatakan energi sedemikian tinggi, Mata Batin ibarat manusia dengan raga solid. Namun tidak jiwanya, ketika cara menakut-nakuti Rocky masih berkutat di metode penampakan gamblang bersuara berisik, ditambah desain hantu yang menganggap bahwa kengerian berbanding lurus dengan kerusakan wajah. Bisa efektif untuk beberapa penonton, tapi saat pengulangan-pengulangan ngotot dipertahankan, timbul kelelahan juga kebosanan. Pun klimaks "dunia lain" miliknya hadir tumpul bagai rumah hantu pasar malam murahan. Sial bagi Rocky, jump scare terbaik yang melibatkan kain putih belum lama ini sudah kita temui dalam Pengabdi Setan, sehingga dampaknya tidak sekuat harapan. 
Citra Prima menuturkan rangkaian pemahaman terkait aturan serta ragam sisi alam gaib dan mata batin. Menarik disimak, tapi kesan "sekilas info" gagal ditampik karena kurang piawaianya duo penulis skenario, Fajar Umbara dan Riheam Junianti, menyusun informasi-informasi berharga tersebut menjadi struktur alur yang bisa membedakan Mata Batin dengan judul-judul bertema serupa di atas. Mengenai beberapa twist, naskahnya pun kedodoran. Ada yang meninggalkan setumpuk lubang logika menganga, ada pula yang bagai kurang akal dalam caranya mengungkap fakta (identitas perampok bertopeng). 

Mata Batin sama sekali tidak buruk. Jessica Mila mulus merespon ragam situasi menyeramkan yang Alia alami, bukti dirinya pantas diberi proyek berkelas pasca rentetan film buruk sejak Pacarku Anak Koruptor. Seperti umumnya produksi Hitmaker Studios, tata artistik Mata Batin cukup memuaskan mata, termasuk segelintir efek visual yang walau jauh dari kata sempurna, sama sekali tidak memalukan. Mata Batin is not an embarassing effort, just repetitive, uncreative, and frustratingly boring. 

8 komentar :

Comment Page:
Alvan Muqorrobin Assegaf mengatakan...

Mas Rasyid, menurut mas Rasyid di film ini ada kecenderungan meniru Penfabdi Setan enggak. Karena saya pikir sejauh ini film horror yang disutrada langsung oleh Rocky Soraya sering cenderung meniru Film2 yg lgi rame. Kyak The doll 1 n 2 yg adegan2x The Conjuring bgt.menurut mas Rasyid gimana?

Rasyidharry mengatakan...

Nggak mau berprasangka, tapi adegan kain putih itu dari tone, atmosfer dan sfx emang beda sama gaya Rocky biasanya, termasuk di adegan lain film ini.

Dimas Catur mengatakan...

Jujur gw enjoy banget nonton ini saking enjoynya sampe ga surprised saat salah satu rahasia besar salah satu diantaraa tokoh diungkap sama Bu Windu.. Emang bener sama sekali gak jelek tapi memang mengurangi nikmat nonton akibat benang merah yang sama dg cerita sebelumnya..
Apakah ada kemungkinan Mata Batin 2?

Dan satu lagi kayanya di semua produksi hitmaker selalu ada kaca pecah ya haha termasuk Sunshine becomes you juga..

Alvan Muqorrobin Assegaf mengatakan...

Saya heran yaaa di film ini tiap kli ada teror selalu ada petir menyambar2. Ditambahi scoring yang berisik. Hal itu cukup mendistraksi atmosfir horror yang seharusnya creepy jika dibuat Malam sunyi. Tapi di sini malah gk kenal malam n siang tiap kali adegan serem selalu ada petir menyambar. Dan Rocky soraya cukup sering bikin itu semenjak bikin The Doll. But untungx filmx tidak mengecewakan.

Rasyidharry mengatakan...

@Dimas Dilihat dari jumlah penonton sih kemungkinan ada. Apalagi legenda sundel bolong itu potensial.
Oh yeah, kaca pecah selalu ada. Macam Nayato yang selalu ada kompor gas haha

@Alvan Itu "bahasa dramatis" yang udah bawaan jaman dulu sih. Petir/kilat perlambang peristiwa mengejutkan. Dari zaman belum ada film udah dipakai :)

Adinia Puti mengatakan...

Perhatian saya hanya terletak di poster film nya yang tidak konsisten , ada beberapa perubahan-perubahan dari poster nya.
Versi pertama yang sangat jelas meniru poster Petak Umpet Minako, lalu mereka mengeluarkan poster kedua dengan gambar wanita yang mata nya terletak di mulut. lalu versi ketiga adalah gabungan antara kedua poster tersebut.

tagline nya pun hanya membajak dan membalik tagline dari "Mother!" nya darren aronofsky.
dan adegan kain putih itu di film ini sangat terinspirasi dari Pengabdi Setan.

Anonim mengatakan...

Komen2 nya kereen..
Kelihatan ya mana yg emang penikmat film sejati.

Bukan asal ngejar target "udah nonton"

YR 78 mengatakan...

setan setannya sama sekali ga serem. lbh serem pas adegan alia kesurupan wkwkwk. dan ilustrasi dunia ghaibnya jelek bgt kayak rumah hantu pasar malam wkwk. w harapin dunia lainnya itu kaya ditengah hutan antah berantah, atau tempat luas yg tidak terjangkau dan berkabut . yah yg sedikit fantasi lah. efek efeknya blm max. thx cuma review dari gw.

follow : yudirizky_
wkwkwkwk